Cabup Diminta Peduli Seni Budaya Madina

MADINA; Maraknya penggalangan kekuatan dari tim pemenangan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) untuk mencari simpati masyarakat, membuat sejuta harapan untuk perbaikan kondisi di bumi Gordang Sambilan ini. Salah satunya dari seniman di Madina yang mengharapkan perubahan yang signifikan demi kelanjutan karya seni dan buidaya yang seolah-oleh telah terlupakan oleh masyarakat akibat kurangnya perhatian pemerintah ataupun masyarakat.

Demikian disampaikan Muhammad Lutfan Nasution SSos dari Lembaga Peduli Karya Seni Kabupaten Madina.

Dia menilai, selama ini karya seni dan budaya di Madina sudah sangat memprihatinkan mengingat atensi dan perhatian dari masyarakat begitu juga dengan pemerintah yang kurang memberikan pembinaan terhadap karya tradisional. “Oleh karena itu, kita berharap tujuh pasangan cabup dan cawabup yang akan bertarung pada Pemilukada Madina nanti melirik bagaimana kondisi dan keberadaan perajin seni dan budaya yang berbasis tradisional di Madina,” ujarnya.

Lutfan menilai, karya seni di Madina sebenarnya sangat potensial untuk dipasarkan dan dipopulerkan ke daerah lain. Namun, akibat rendahnya power yang dimiliki para perajin atau seniman tersebut, membuat mereka sendiri kurang menghargai karya seni peniggalan para nenek moyang Madina.

“Sebenarnya kalau kita analisa karya seni di Madina sangat berpotensi untuk dipasarkan ke daerah lain bahkan nasional. Tapi yang menjadi kendala adalah kurangnya perhatian pemerintah untuk membina perajin ini. Begitu juga seniman itu sendiri kurang menyadari betapa berharganya keahlian itu, sehingga mereka kurang meminati untuk menjadikan seni dan produksi daerahnya sendiri, dan lebih cenderung terhadap seni budaya dan produksi luar daerah. Jika seandainya ini menjadi perhatian pemerintah dengan adanya pembinaan bagi para perajin, maka kondisi seperti ini tak akan terjadi,” terang Lutfan.

Baca Juga :  LSM Samudra dari Sibolga Kab. Tapteng Tabur Surat Pernyataan Palsu di Tapsel

Lebih lanjut diutarakan Lutfan, jika produk khas Mandailing Natal baik seni dan kerajinan lainnya bisa dipopulerkan keluar daerah, maka masyarakat akan menekuni pekerjaan yang sebenarnya tak bisa dilupakan, mengingat ciri khas daerah tersebut saat ini sudah mulai hilang.

“Kita berharap pasangan cabup dan cawabup yang nantinya memenangkan Pemilukada, agar melihat kondisi masyarakat Madina yang memiliki skill dan potensi yang bagus. Dan mereka juga harus konsisten membina karya dan seni khas daerah terutama kerajinan-kerajinan yang bisa dipopulerkan keluar daerah. Saya rasa ini bukanlah sulit, tergantung karakter pemimpin nantinya,” pungkasnya. (wan)

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Cabup_Diminta_Peduli_Seni_Budaya_Madina

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*