Cabup Madina Yang Menggugat Hidayat-Dahlan Dikecam

PANYABUNGAN – Warga Mandailing Natal bereaksi keras mendengar ada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina yang berupaya menggagalkan hasil pesta demokrasi yang berlangsung 24 April 2011 lalu. Sebagaimana diketahui, KPUD Madina telah menetapkan pasangan Hidayat- Dahlan sebagai Bupati Madina terpilih untuk priode 2011-2016.

Keputusan KPUD ini keluar setelah pasangan Hidayat -Dahlan memperoleh 72 persen suara dalam pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina lalu. Namun setelah keluar penetapan dari KPUD, calon Bupati/Wakil Bupati lain bersama tim pemenangannya masih mempermasalahkan kemenangan Hidayat-Dahlan dengan mengadu ke MK untuk yang kedua kalinya.

Pengaduan ke MK ini tentunya mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat Madina.  Salah satunya datang dari Ketua DPP Himpunan Pemuda Madailing (HIPMA) M Sukhairy Lubis, di Panyabungan. Menurutnya, pengaduan ke MK oleh  kelompok-kelompok sebenarnya membuat warga Madina marah. Sebab, coblos ulang sudah disaksikan berbagai elemen yang sengaja datang meninjau pelaksaan coblos ulang 24 April lalu.

Dikatakannya, warga Madina sudah bosan dengan upaya-upaya yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan posisi kepala daerah. Hasilnya sudah dibuktikan,  pilihan rakyat tetap pasangan Hidayat-Dahlan. Jika masih ada pemilu ulang yang kedua kali maka rakyat Madina nantinya akan marah besar terhadap mereka yang melakukan penghambatan proses hasil Pilkada ini.

Hal yang sama dikatakan tokoh masyarakat Mandailing Julu Sangkot Syukur. Menurutnya, siapapun yang berusaha menggagalkan hasil demokrasi di Madina bukan orang yang menginginkan perubahan dan kemajuan, sebab mereka tidak melihat bagaimana nasib warga Madina saat ini.

Baca Juga :  Inspektorat Ngaku Tak Tahu Soal Dugaan Korupsi Rahudman

Hidayat Batubara – Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih saat di mintai komentarnya terkait dengan ini mengatakan, sebagai bupati dan wakil bupati terpilih akan tetap memperjuangkan kepercayaan dan amanah masyarakat yangbegitu besar untuk menegakkan demokrasi di Mandailing Natal.

Waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*