Calhaj Asal Sidimpuan Meninggal di Makkah

Data Siskohat Kemenag menyebutkan, calhaj yang meninggal dunia di Makkah adalah Parluhutan Siagian Janagari Siagian, 67, asal Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara.

Almarhum dengan nomor paspor A0764161 yang tergabung di kloter 2 embarkasi Medan, meninggal pada 15 Oktober pukul 15.30 waktu setempat dan dimakamkan di Syaraya.

Sedangkan Slamet Riadi, calon jamaah haji kloter 44, embarkasi Solo asal Majenang, Jawa Tengah, meninggal dunia empat jam sebelum mendarat di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Minggu (16/10).

Usai dimandikan dan disalatkan di Masjid Palestine, jenazah dimakamkan di pemakaman umum dan haji di kawasan Harajat, timur Jeddah. Sekitar pukul 11.00 waktu setempat, jenazah dibawa ambulans ke Masjid Palestine. Demikian dilaporkan Media Center Haji (MCH), Minggu (16/10).

Sebelumnya, 10 calhaj yang meninggal di Madinah adalah Fatimah binti H. Jamal (86 tahun, Kota Prabumulih, Sumsel), Kasimun bin Murtijan (77, Kediri, Jatim), Kasiyah binti Ahmad Disan (78, Kabupaten Kebumen, Jateng), Marhadi bin Druno (50, Kabupaten Bangkalan, Jatim), Andi Sutriany Amra binti Andi Mappiara (60, Ujung Pandang, Sulsel).
Dedeh Misyanah binti H.A. Sutia (60, Kabupaten Bandung Barat, Jabar), Muhtar bin Encon (90, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar), dan Tamidjah binti Manidjan (64, Jakarta Timur, Jakarta).

Kemudian Arifin bin Umar Usman (50, Indragiri Hilir, Riau) dan Slamet Sudir bin Sudir (74, Tangerang, Banten). Sampai pukul 15.24 WAS, calhaj yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 93.729 dari 231 kloter. (saz/net/bbs)

Baca Juga :  Harga Beras di Wilayah Tabagsel Belum Mengkhawatirkan

hariansumut.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*