Calhaj Asal Tapsel Meninggal di Madinah

Sabtu, 31 Oktober 2009 – www.metrosiantar.com

MEDAN-METRO; Seorang jemaah calon haji asal Tapanuli Selatan yang tergabung kelompok terbang empat, Nagoro Siregar binti Soloon binti Sutan (66) warga Binanga Barumun Tengah, Tapsel, dengan manifest 412 meninggal dunia di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah, Jumat (30/10) pagi kemarin.

Informasi yang diperoleh, Nagoro Siregar binti Soloon binti Sutan wafat karena mengalami gangguan kesehatan setelah berada di Madinah. Jenazah korban akan disemayamkan di kampung halaman, jenazah korban tiba di bandara Polonia, Jumat (30/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Namun demikian, pemakaman jenazah korban belum diketahui secara pasti. Hal itu dibenarkan petugas TPIHI Kloter empat Drs H Zulyaden Nasution.

Kloter empat yang diberangkatkan Senin (26/10) lalu tersebut berjumlah 448 orang ditambah dua orang tim PPIH dan tiga orang paramedis. Jumlah tersebut berkurang karena dua orang calhaj asal Tapsel Intan Hasibuan binti Sutan Silindung (66) sebelum masuk asrama dan Paras Zulkarnain Hasibuan bin Raja Lela Hasdibuan (66) sesudah masuk asrama gagal berangkat karena gangguan kesehatan.

Dari 448 calhaj seorang di antaranya seorang pria termuda atas nama Iskandar Abdul Gani Daulay bin Torkis Daulay (19) dengan manifest 068 asal Tapanuli Selatan. Wanita termuda, Irma Diani binti H Mara Hadi Hasibuan (25) dengan manifest 008.

Sementara kloter tujuh asal daerah Medan sebanyak 450 ditambah lima petugas kesehatan dan PPIH dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) kota Medan, Zulmi Eldin, Jumat (30/10) di bandara Polonia. Jadwal keberangkatan telat beberapa menit dari jadwal yang ditentukan.

Baca Juga :  Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

Zulmi berharap, jemaah calhaj diharapkan dapat menjaga kesehatan agar dapat menjalankan ibadah rukun islam kelima dan menjadi haji yang mabrur. (ila)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 13 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*