Calon Tunggal Kapolri – “Sejarah Baru” Polri, Timur “Dikarbit”

%name Calon Tunggal Kapolri Sejarah Baru Polri, Timur DikarbitProses pencalonan yang terjadi atas Komisaris Jenderal Timur Pradopo sebagai Kepala Kepolisian Negara RI dinilai baru pertama kali terjadi di Polri. Penerbitan telegram Kapolri, serah terima jabatan (sertijab), kenaikan pangkat, hingga dikirimkannya nama Timur ke Komisi III DPR terjadi pada hari yang sama.

“Ada upaya pengarbitan luar biasa terhadap Timur. Ini baru pertama kali dalam sejarah Polri, seluruh proses dalam hitungan jam,” lontar Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (5/10/2010).

Lazimnya di Polri, kata Neta, kenaikan pangkat terjadi dalam hitungan bulan setelah dilantik. Kejanggalan lain, menurut dia, Polri belum melakukan sertijab para perwira yang dilakukan mutasi sesuai telegram Kapolri sebelumnya dengan nomor STR/772/IX/2010. Telegram itu dikeluarkan pada 29 September 2010. “Ini kan terlihat dikarbit betul,” kata Neta.

Neta menilai, jika melihat kronologi pencalonan Timur oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Komisi III untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, Polri tidak melakukan proses rapat Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tingkat Tinggi (Wanjakti) dalam pengangkatan Timur sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

“Kemarin pagi ada sidang kabinet. Kapolri dipanggil Presiden lalu dia keluar rapat terburu-buru. Setelah itu keluar TR (telegram) lalu ada pelantikan. Kalau lihat itu enggak ada Wanjakti lagi. Kapolri didesak Presiden,” ujarnya.

Seperti diberitakan, sebelumnya Timur menjabat Kepala Polda Metro Jaya. Pengajuan nama Timur oleh Presiden mengejutkan publik. Pasalnya, nama Timur tidak ada dalam calon yang diserahkan Kapolri ataupun Komisi Kepolisian Nasional. Dua nama yang diterima Presiden, yakni Komjen Imam Sudjarwo dan Komjen Nanan Soekarna.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Waspadai Tawaran Pinjaman dengan Jaminan BPKB

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*