Changhong Hadirkan TV Berlayar Melengkung dengan Resolusi Ultra HD ke Indonesia dengan Harga Mulai dari 39 Juta Rupiah

Sebuah televisi dengan layar melengkung memberikan nuansa tersendiri pada saat menonton televisi. Tak heran kalau TV jenis ini dipatok dengan harga yang fantastis. Produsen elektronik asal Cina, Changhong pun kini menawarkan produk TV berlayar melengkungnya ke pasar Indonesia. Dibandingkan dengan produk serupa dari brand lain, harga yang ditawarkan Changhong untuk produk terbarunya ini cukup murah.

Terdapat dua jenis TV berlayar melengkung dengan resolusi Ultra HD yang ditawarkan oleh Changhong. Jenis pertama adalah dengan ukuran layar sebesar 55 inci yang dipatok dengan harga sebesar 39,999 juta rupiah. Sementara untuk varian yang lebih besar, yakni 65 inci, konsumen harus menyediakan uang sebesar 59,999 juta rupiah.

tv changhong Changhong Hadirkan TV Berlayar Melengkung dengan Resolusi Ultra HD ke Indonesia dengan Harga Mulai dari 39 Juta Rupiah

Harga dari TV berlayar melengkung milik Changhong ini cukup murah jika dibandingkan dengan produk serupa dari Samsung. Sebagai gambaran, TV berlayar melengkung Ultra HD dari Samsung dengan ukuran 55 inci dijual sekitar 70 juta rupiah. Sementara untuk layar dengan ukuran 65 inci dipatok dengan banderol sebesar 90 juta rupiah.

Selain bisa digunakan untuk menonton acara kesayangan, TV berlayar melengkung Changhong ini juga dilengkapi dengan sistem operasi Android. Pemilik perangkat ini bisa menjalankan berbagai pilihan game ataupun aplikasi Android. Selain itu, panel TV ini juga dibuat dengan menggunakan teknologi IGZO.

Tak lupa, TV ini dilengkapi dengan prosesor dual core dan GPU dual core. Selain itu, terdapat konektivitas USB 3.0 yang bisa digunakan untuk menambahkan aksesoris seperti mouse, keyboard, USB flash disk dan lain-lain. Terdapat pula konektivitas WiFI, Ethernet serta Bluetooth. Sebuah fitur yang lengkap kan untuk TV seharga mulai dari 40 juta rupiah?/beroiateknologi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Sosok 3 Serangkai Di Balik Kesuksesan YouTube

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*