Copot Kadis PU Palas!

Belasan mahasiswa yang mengaku Mahasiswa Eks Barteng melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Palas, Jumat (8/8). (Asmar)

PALAS – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Mahasiswa Eks Barteng melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Palas di Desa Sigalagala, Jumat (8/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka mendesak Kadis PU Palas Ir Ulil Fadil Nasution dicopot dari jabatannnya.

Mahasiswa yang mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Tapsel ini juga mempertanyakan berbagai proyek pembangunan di Kabupaten Palas selama ini yang dinilai tidak sesuai dengan standar dan dikerjakan asal jadi.

Kahar Al Faqih Siregar selaku pimpinan aksi didampingi ko ordinator lapangan Rudi Lubis dalam orasinya menyatakan, kegagalan proyek perehaban jalan dari Binanga Tolu-Gunung Manaon yang dinilai pengerjaannya asal jadi, merupakan tanggung jawab Kadis PU Palas Ir Ulil Fadil Nasution.

Ditambah pembangunan kantor SKPD Dinas Pemuda dan Olahraga Palas yang diduga fiktif, serta pembangunan kantor SKPD BP4K yang juga fiktif, dan pengadaan alat-alat berat yang nilainya milyaran rupiah diduga telah diseludupkan. “Untuk itu kedatangan kami di sini untuk memperjelas kepada Bupati Palas guna mempertanyakan sejumlah persoalan di Dinas PU yang menjadi tanggung jawab kadis. Dan kami juga meminta kepada bupati agar segera mencopot Kadis PU karena dinilai keberadaannya merugikan rakyat,” teriak mahasiswa.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrim Landa Kota Padang Sidempuan

Hampir dua jam mahasiswa melakukan aksi ini, namun tidak kunjung direspon pejabat di Pemkab Palas yang saat bersamaan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda sedang tidak berada ditempat. Bahkan massa mengklaim Bupati Palas H TSO pengecut yang setiap melakukan aksi tidak pernah menerima aspirasi yang ada.

Dimana setiap penyampaian aspirasi menurut mahasiswa merupakan salah satu bahan evaluasi terhadap kinerja pejabat di Pemkab Palas. Massa tetap bertahan menyampaikan aspirasinya, namun tetap saja tidak ada respon. Dan menjelang salat Jumat, massa pun membubarkan diri.

“Inilah bupati pengecut hasil pilihan yang salah oleh rakyat, dengan ini juga kami menyatakan belasungkawa yang dalam atas telah matinya hati nurani pemerintah Kabupaten Palas,” kecam mahasiswa.

Sementara itu Kadis PU Pemkab Palas Ir Ulil Fadil Nasution saat dikonfirmasi membantah tudingan mahasiswa tersebut. Kadis bertaruh tidak ada satupun tudingan itu yang benar. “Dapat dibuktikan dengan beberapa berkas yang ada di kantor, tidak ada itu,” jawabnya singkat. (tan)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*