Cuaca Buruk – Aktivitas Nelayan Pantai Barat Madina Lumpuh

Pekerja mengangkut ikan Lemuru hasil tangkapan di Pantai Kelan, Bali, Jumat (12/12). Kondisi cuaca yang cenderung tidak stabil dan gelombang tinggi di kawasan Selat Bali membuat hasil tangkapan nelayan tidak menentu. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/ss/Spt/14
nelayan Cuaca Buruk Aktivitas Nelayan Pantai Barat Madina Lumpuh
Illustrasi Nelayn. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/ss/Spt/14

Panyabungan. Curah hujan yang tinggi melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini mengakibatkan aktivitas nelayan di Kecamatan Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis lumpuh total. Bahkan beberapa ruas jalan antara Jembatan Merah – Simpang Gambir terjadi tanah longsor menimpa badan jalan.

Dari pengakuan Masriadi Buana warga Batahan kepada MedanBisnis, melalui telepon selulernya Jum’at (26/8), nelayan tidak melaut dalam dua hari terakhir.

Katanya, di daerah pesisir pantai Barat Madina dalam tiga hari terakhir terjadi hujan badai, debit air di sungai meluap hingga ke pantai. Akibatnya, banyak nelayan terpaksa tidak pergi melaut, takut dengan gelombang laut yang begitu kencang.

“Aktifitas kita bersama nelayan lainnya benar – benar lumpuh, terutamanya dalam dua hari terakhir, kapal pencari ikan hanya menyandar di dermaga. Hal ini memang dikarenakan cuaca buruk yang melanda daerah kita,” ujarnya. Bahkan katanya,

sebagian nelayan yang sudah sempat melaut tidak bisa bertahan dengan hujan disertai badai, terpaksa harus pulang kembali ke dermaga. “Kami hanya bisa berharap agar cuaca kembali normal, nelayan bisa melaut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari,” harapnya.

Sementara itu informasi diperoleh jalan provinsi di perbatasan Kecamatan Panyabungan Selatan dengan Kecamatan Batang Natal sempat terjadi tanah longsor menimpa badan jalan, dan memacetkan jalan beberapa kilo meter, meskipun akhirnya bisa dilewati setelah material tanah longsor diangkat dari badan jalan. (zamharir rangkuti)

Baca Juga :  Ratusan Warga Hentikan Aktivitas PT VAL

Medanbisnisdaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*