Cuaca Medan Masih Berubah-Ubah

MEDAN – Kondisi cuaca di kawasan Medan dan Sumatera Utara pada umumnya masih berfluktuasi. Ini ditandai cuaca yang cepat sekali berubah-ubah, dari suasana panas pada siang hari dan terjadi hujan pada malam hingga pagi. Hujan diselingi angin kencang dan petir yang biasanya mengkhawatirkan warga masyarakat, baik di kawasan pesisir timur maupun pesisir barat Sumatera Utara.

Kepala data dan informasi (Datin) BMKG Wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, Hartanto, mengatakan, perlu peningkatan kewaspadaan khususnya di kawasan lereng perbukitan dan pergunungan, berimbas kepada banjir kiriman dari hulu sungai terutama pada malam hari.


“Kondisi cuaca saat ini dan beberapa hari ke depan pada siang dan sore hari hujan-hujan local. Sementara pada malam terjadi hujan merata terutama di pesisir timur Sumut antara lain kawasan Medan, Deliserdang, Langkat bahkan Asahan,” ujarnya.

Suasana panas pada siang hari berpengaruh kepada kondisi curah hujan pada malam hari. Warga yang bertempat tinggal kawasan sepanjang aliran sungai baik Sungai Deli, Babura, Denai, Wampu di Langkat bahkan Sungai Ular di kawasan Deliserdang, diingatkan kemungkinan bakal meluap air sungai.

Kondisi cuaca saat ini juga berpotensi hujan lebat di kawasan Sibolga, Nias, Tapanuli Tengah (Tapteng) bahkan Mandailing Natal (Madina), mengkhawatirkan warga masyarakat di sana.

Bahkan cuaca tersebut juga dapat membahayakan penerbangan. Kalau saat ini kondisi udara di kawasan Sumut dan Medan pada umumnya sudah muncul awan-awan menjulang tinggi seperti awan Cumulo Nimbus (CB). Begitupun kondisi cuaca saat ini masih aman jajaran penerbangan saat mendarat dan terbang melalui Bandara Polonia Medan.

Baca Juga :  Kemiskinan dan Pengangguran di Sumut Masih Tinggi

“Awan selalu ada namun masih dapat dielakkan pesawat,” ujar seorang pilot Garuda.

Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun memasuki bulan November dan Desember, pumpunan awan akan meningkat ke kawasan Medan, namun kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*