Curhat Anak Muda Bangsa ini (Nurdin dan SBY Turun) Ical Stop Propaganda Ente!

Oleh : Indra Jaya *)

12957796081124817574 Curhat Anak Muda Bangsa ini (Nurdin dan SBY Turun) Ical Stop Propaganda Ente! Baru-baru ini Bonek menganiaya 2 orang LM (Lamongan Mania), satu orang meninggal dan satu orang kritis. Kejadian ini berlansung ditengah-tengah tingginya harapan bangsa terhadap nasionalisme yang dibangun sepak bola, tentunya ini merupakan kejadian klasik yang terus berulang. di lain tempat Superioritas Nurdin Halid menggeliat di tengah kongres PSSi di Bali. Salah satu hasil kongres ialah memecat Persema dan Persibo dari keanggotaan PSSI, dan menggantung status PSM dalam ancaman. Persib yang masih tergabung di Liga Super Indonesia (LSI) merasa kecewa dengan keadilan yang mahal di kompetisi resmi PSSI tersebut, mengancam untuk hijrah ke LPI. Lagi-lagi  semua ini tidak jauh dari kekecewaan terhadap Nurdin Halid yang mencoba membaurkan politik dan olahraga, sehingga tidak salah persepsi masyarakat yang menyatakan 2014 Nurdin Halid mau jadi presiden.

Gratifikasi yang dipertanyakan masih diusut KPK, bahkan Korupsi masih bersarang ditubuh lembaga tertinggi sepak bola Indonesia. Presiden sebagai penguasa tertinggi yang mempunyai legitimasi hukum tidak mampu melakukan intervensi terhadap PSSI. Abu Rizal sebagai rival politik SBY lebih didengarkan oleh Nurdin Halid. Sungguh sangat kasihan memandang negeri ini, negeri yang besar namun dijajah oleh Penguasa dan pengusaha politik di Indonesia.

Dilain hal pujuangga politik Indonesia mulai menyusun pundi-pundi kekuatan untuk memenangkan pertarungan 2014. Bahkan isu monarki demokrat terus muncul kepermukaan, dengan mencanangkan Ani Yudhioyono sebagai the next President Of Indonesia, Abu Rizal Bakri dengan propaganda media mencoba mengkelabui masyarakat sebagai objek, untuk menyerang pemerintah. sungguh luar biasa negeri ini.

Baca Juga :  Pertanyaan Besar Di Sekitar Nazaruddin (1)

Bola panas hanya berguling di atas kepentingan yang mempunyai modal yang banyak. Generasi muda potensial akan tenggelam di tengah kerasnya gelombak politik dan oportunisme. Sungguh negeri ini tidak akan berubah jika kita tidak berani membongkar kejahatan dan kebobrokan penguasa. Revolusi sampai mati jangan hanya teriak belaka jika ingin negara ini menjadi ” Terdepan dan disegani”.

*) Hamba Tuhan yang mencoba berjalan di bawah tangan kuasa Nya. Sekarang aktif di Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah – http://www.kompasiana.com/sikumbang89

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. benar tu… yang saya bingung ama kader2 golkar… kalo kasus century habis2an di bantai… tpi giliran pajak bakrie group yang notabene adalah ketua golkar … eh eh politisinya seakan ngak tahu… apalagi si bambang susatyo itu kadang saya sedih liht negeri ini… semua harus di politikin.. ngak olahraga… ekonomi semua politik…iya kl politisinya demi negara… tp politisi sekarang pribadi dulu, baru golongan… kemudian partai… kapan negaranya ya…???????????????? bingung.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*