Daerah Simangambat Kec. Saipar Dolok Hole, Butuh Gedung SMA

www.metrosiantar.com

urgent Daerah Simangambat Kec. Saipar Dolok Hole, Butuh Gedung SMA TAPSEL-METRO; Daerah Simangambat Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) saat ini membutuhkan gedung sekolah khususnya SMA-sederajat. Pasalnya, banyak anak masyarakat harus rela menempuh jarak jauh untuk bersekolah ketika melanjutkan pendidikan ke SMA.

Keberadaan SMA bertujuan mempersiapkan generasi Tapsel yang lebih kreatif dalam berkarya, dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki daerah dan dalam rangka peningkatan ekonomi kerakyatan dengan mentranformasi sistem perekonomian masyarakat.

Demikian kutipan perbicangan antara ribuan warga dan Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan dalam acara ramah tamah, Minggu (21/3) lalu di Lingkungan Gunung Tua Pandapotan Kelurahan Aek Simotung, Kecamatan SDH Tapsel.

Samsu Pasaribu (68) mewakili kepada bupati menyampaikan keluhan dan diharapkan menjadi perhatian pemerintah.

Selama ini hal yang mendesak dibutuhkan warga adalah keberadaan gedung sekolah khususnya SMA dan SMK, untuk memudahkan para siswa melanjutkan sekolah. Karena selama ini, anak-anak dari wilayah Simanganban dan SH harus melanjutkan pendidikan SLTA ke wilayah lain.

“Wilayah Simangambat merupakan terpadat penduduknya di kecamatan SDH, desa-desa dan kelurahan banyak yang berdekatan. Jadi jika SLTA ada di wilayah ini tentu sangat memudahkan anak-anak kami melanjutkan sekolah. Selama ini, anak-anak kami harus bersekolah ke Sipirok dan Psp,” ucap Samsu.

Menyahuti permintaan warga, Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan mengatakan permintaan masyarakat wilayah Simangambat untuk dibangun SLTA sangat mendasar dan layak, bahkan menurutnya permintaan itu akan menjadi masukan yang sangat berharga dalam upaya pembangunan pendidikan ke depan.

Baca Juga :  14.043 Siswa Pelajar Tapsel akan Bertarung di UN

Bersasarkan program dijalankan, harapan warga sangat bagus dan perlu diprioritaskan dan memang di wilayah ini layak didirikan SMK Negeri, disamping menjadikan generasi muda yang ada di SDH ini menjadi generasi yang berkreatif dalam perekonomian menyongsong Tapsel pada arah ekonomi industri berbasis agraris. “Nanti kita pikirkan SMK apa yang cocok dengan potensi yang ada di sini. Memang itu sudah merupakan program kita, namun saya minta masyarakat membuat surat permohonan yang ditandatangani masyarakat SDH. Di samping itu, menyertakan surat tanah seluas 5 hektar yang akan dihibahkan untuk lahan yang diperuntukkan membangun gedung sekolah,” kata Ongku. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*