Dakwaan kasus Tapsel disusun

%name Dakwaan kasus Tapsel disusunKasus dugaan korupsi  Tunjangan Penghasilan Anggaran Pemerintahan Desa (TPAPD) tahun 2005 Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp1.590.944.500, berkas perkaranya dinyatakan sudah lengkap (P21) dan saat ini sudah di Kejatisu.

Kasus yang menyeret  mantan bendara Sekdakab Tapsel, Amrin Tambunan, dan Walikota Medan Rahudman Harahap sebagai saksi ini sekarang dalam tahap penyusunan dakwaan oleh jaksa. Dan selanjutnya akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

“Proses penyusunan dakwaan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan persidangan. JPU masih menyusun dakwaan kasus ini,” ungkap kepala seksi penerangan hukum dan humas Kejatisu, Edi  Irsan Tarigan, tadi malam.

Edi Irsan juga belum bisa menyebutkan kapan kasus ini akan digelar. ”Kita tunggu saja, karena masih dalam penyusunan dakwaan,“ kata Edi Irsan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini Walikota Medan Rahudman Harahap oleh Sat III Tipikor Poldasu dijadikan saksi karena menjabat sebagai Sekda Tapsel saat kasus ini terjadi.

Menurut Kasat Tipikor Poldasu AKBP Endri Prastiono kepada Waspada Online beberapa waktu lalu mengatakan, dalam penyidikan polisi Amrin Tambunan sempat bertutur bahwa uang korupsinya  tersebut telah diberikan kepada Rahudman Harahap yang saat itu sebagai atasannya.

“Tetapi pernyatan Amrin Tambunan itu hanya lisan tidak didasari oleh bukti seperti rekening koran bank, jadi tidak kuat,” ungkap Endri Prastiono.

Menyikapi dugaan kasus korupsi TPAPD Tapsel ini, Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno mengatakan,  bahwa pihaknya telah bekerja secara maksimal berdasarkan bukti dan saksi yang ada membuktikan bahwa Amrin Tambunan dinyatakan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Harga Getah Turun Lagi

Kapoldasu juga  menyebutkan, dalam penanganan kasus ini pihaknya tidak mau diintervensi secara politik dan  memaksakan Rahudman jadi tersangka. Menurutnya, polisi sudah mencari bukti dan saksi yang menyebutkan bahwa Rahudman terlibat dalam kasus ini.

“Itu yang tidak ditemukan. Kalau hanya bukti lisan saja tidak cukup,” ungkap Oegroseno. Saat ini kasus ini telah P21 dan Kejatisu sedang melakukan penyusunan dakwaan guna disidangkan.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=138759:dakwaan-kasus-tapsel-disusun&catid=77:fokusutama&Itemid=131

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*