Dalam Sebulan Dana Masyarakat Naik Rp 9,2 Triliun

Aliran dana masyarakat yang dititipkan ke bank menjelang tutup tahun kian deras. Dalam laporan kinerja perbankan pekan keempat November 2010 yang dirilis oleh Bank Indonesia hari ini, tercatat dana pihak ketiga (DPK) bank naik Rp 9,28 triliun. Dengan demikian, selama tahun 2010 ini, dana masyarakat yang dititipkan di bank mencapai Rp 196,45 triliun.

Kepala Biro Humas BI Difi A. Johansyah menjelaskan, pertumbuhan DPK di pekan keempat November ini masih disokong oleh DPK berdenominasi rupiah yang naik Rp 9,28 triliun. Sedangkan di saat yang sama, DPK berdenominasi valas justru turun Rp 340 miliar. “Jadi, selama tahun ini tumbuh 9,97 persen,” katanya dalam surat elektronik yang diterima KONTAN, sore ini (23/11/2010).

Komponen DPK yang mencatat pertumbuhan paling besar kali ini adalah deposit yaitu sebesar Rp  4,94 triliun. Sedangkan bila menilik dari kelompok bank, peningkatan DPK rupiah paling besar terjadi pada kelompok bank Persero yaitu sebesar Rp 6,78T. Kemudian, kelompok bank Swasta yang bertumbuh Rp 5,9T, dan kelompok bank asing dengan nilai pertumbuhan DPK selama pekan laporan sebesar Rp 2,06 triliun.

Adapun dua kelompok bank yang lain, yaitu BPD dan Campuran mengalami penurunan DPK rupiah masing-masing sebesar Rp 3,84 triliun dan Rp1,28 triliun.

Untuk DPK Valas, tercatat yang mengalami kenaikan hanya pada kelompok bank KCBA dan Campuran masing-masing sebesar Rp 1,76 triliun dan Rp 1,09 triliun. Sebaliknya, tiga kelompok bank lain, yaitu Swasta, Persero, dan BPD mengalami penurunan DPK Valas. Penurunan terbesar pada kelompok bank Swasta mencapai Rp 2,48 triliun. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Tanggung Lumpur Lapindo, Pemerintah Rogoh Rp 1,3 Triliun di 2012

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*