Dampak Erupsi, Brastagi Sepi Pengunjung

(Analisa/said harahap) MELARANG MASUK : Petugas keamanan melarang warga mengendarai sepeda motor masuk saat material debu vulkanik Gunung Sinabung meluncur menutupi kawasan Desa Payung Kecamatan Payung Kabupaten Karo.Senin (13/10). Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Payung, Tiganderket gelap gulita tertutup material debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung.

Brastagi, Dampak erupsi Gunung Sinabung sepekan ini memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Brastagi. Sebelum erupsi, Brastagi ramai dikunjungi oleh turis lokal maupun mancanegara. Kali ini aktivitas pariwisata terlihat sepi.

Seperti pantauan wartawan, Minggu(12/10), di salah satu lokasi pariwisata yang biasa ramai dikunjungi turis, Bukit Kubu Hotel Brastagi terlihat sangat sepi pengunjung.

Khairil, seorang karyawan Bukit Kubu Hotel mengeluhkan minimnya pengunjung tempat mereka setelah erupsi Gunung Sinabung. Padahal kawasan Bukit Kubu merupakan tempat favorit wisatawan lokal karena dikelilingi oleh rerumputan hijau. Hampir setiap hari Minggu disesaki oleh wisatawan lokal, tapi Minggu ini jumlah pengunjung sangat menurun drastis.

“Kalau Minggu, biasanya jumlah pengunjung yang datang ke Bukit Kubu ini jumlahnya bisa mencapai 500-800 orang. Bahkan kita sering kewalahan mengatur kendaraan milik pengunjung karena volumenya sangat membludak. Hari ini kita santai-santai saja, karena sejak erupsi Sinabung yang terjadi sepekan ini, Minggu ini pengunjung yang datang hanya sedikit sekali. Paling ada, hanya 50 orang. Penyebabnya karena orang takut dampak abu vulkanik Gunung Sinabung. Semoga Gunung Sinabung bisa aman kembali sehingga pengunjung Bukit Kubu ini kembali ramai di kunjungi wisatawan,” harapnya.

Baca Juga :  Upacara Peringatan HUT Pramuka ke-53 Tingkat Sumut

Edu, seorang pengunjung asal Medan saat ditemui di lapangan rumput Bukit Kubu mengatakan, sebenarnya mereka agak riskan datang ke Brastagi mengingat tebal abu vulkanik Gunung Sinabung di kota ini. “Kami nekad saja, kalau situasi memungkinkan kami bermain sebentar. Kalau tidak, ya, langsung pulang ke Medan,” kata Edu yang datang bersama temannya menaiki sepeda motor.

Pantauan wartawan, bukan hanya Bukit Kubu Hotel yang sepi pengunjung, Bukit Gundaling maupun Pasar Buah Berastagi terlihat sepi. Bahkan pedagang makanan Pasar Kaget yang berjualan di seputaran Jl. Veteran tampak enggan membuka dagangannya karena sepinya kehadiran wisatawan. (ps)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*