Dampak Kenaikan BBM – Tarif Angkutan Umum di Paluta Naik

Paluta, Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan solar, Selasa (18/11), tarif angkutan umum di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengalami kenaikan 10 persen.

Seperti angkutan antar kecamatan CV Gutex yang biasa beroperasi dengan trayek Pasar Gunung Tua menuju Kecamatan Simangambat alami kenaikan ongkos dari 25 ribu rupiah menjadi 30 ribu rupiah per orangnya.

Dorlan Harahap salah satu supir angkot kepada mengungkapkan ongkos dari Pasar Gunung Tua menuju Kecamatan Simangambat mengalami kenaikan 10 persen. Katanya, ia dan supir lainnya terpaksa harus menaikkan ongkos sewa dari tarif sebelumnya, berhubung harga BBM telah resmi naik, Selasa (17/11) lalu.

Kenaikan ongkos ini sambungnya adalah hasil kesepakatan sesama sopir, dalam kesepakatan itu tarif ongkos trayek Pasar Gunung Tua menuju Kecamatan Simangambat naik 10 persen.

Sementara itu, Alamsyah supir PO Anatra mengatakan tarif angkutan umum naik. Untuk jurusan Pasar Gunung Tua menuju Batang Baruhar alami kenaikan, dari ongkos biasa Rp5 ribu per orang kini naik menjadi Rp6 ribu. Sedangkan trayek Pasar Gunung Tua menuju Sipupus naik menjadi Rp9 ribu sebelumnya Rp7 ribu per orang.

Selain itu, lanjut Alam, kenaikan ini mulai berlaku mulai Rabu (19/11) dan kenaikan ini pun adalah hasil kesepakatan bersama sesama pengusaha jasa angkutan umum yang ada di Paluta.

Baca Juga :  Peserta UN Tapsel, Padangsidimpuan Mengaku Soal UN Listening Sulit

Berbeda dengan jasa angkutan CV Padang Bolak dengan trayek Pasar Gunung Tua menuju Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok. Ongkos menuju Pasar Sipiongot setelah harga BBM resmi naik, CV Padang Bolak masih menggunakan argo lama, yakni 40 ribu rupiah per orang.

“ Ongkos ke Sipiongot belum naik, masih dengan tarif lama, Rp40 ribu per orang,” kata agen CV Padang Bolak A Harahap di Gunung Tua. (ong)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*