Dana Desa di Palas Baru Terealisasi 30,7%

Palas. Sesuai catatan pada Dinas Pendapatan Kekayaan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), hingga akhir oktober, jumlah dana desa yang sudah direalisasikan Rp 24,4 miliar atau 30,7% dari jumlah total alokasi dana desa untuk seluruh desa di Palas sebesar Rp 79,483 miliar. Kepala DPKAD Palas Budi Utari melalui Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) Fajar, kepada MedanBisnis, Jumat (30/10) menyebutkan, total dana desa sebesar Rp 24,4 miliar tersebut sudah diterima oleh 232 desa se-Kabupaten Palas.

“Dari 303 desa di Kabupaten Palas, sebanyak 232 desa sudah menerima pencairan dana desa, setelah diterbitkan SP2D-nya. Total dananya Rp 42,4 miliar. Artinya, masih ada sebanyak 71 desa lagi yang belum direalisasikan dana desanya,” ujarnya.

Diterangkannya, mekanisme dan proses pencairan dana desa ini dimulai dengan pembuatan peraturan desa (Perdes) di tingkat desa. Dalam perdes yang telah disetujui oleh perangkat desa tersebut, tentunya dituangkan soal rencana anggaran belanja (RAB). Perdes tersebut, selanjutnya disampaikan kepada pihak kecamatan untuk dievaluasi dan diverifikasi.

Selanjutnya, dimohonkan pencairan dananya oleh pihak kecamatan kepada DPKAD Palas, melalui Badan Pemdes Palas. “Dokumen perdes yang masuk ke Dispenda (DPKAD Palas) melalui Badan Pemdes Palas, selanjutnya diverifikasi ulang untuk diterbitkan SP2D-nya oleh Kadispenda Palas, guna pengiriman uang ke rekening desa masing-masing,” beber Fajar.

Baca Juga :  Oh, Mandailing Godang . . .

Soal kendala bagi desa yang belum cair dana desanya, lanjutnya, Badan Pemdes yang lebih tahu, karena mereka bidang teknisnya. “Tapi, setahu saya, desa-desa yang belum cair dana desanya, dikarenakan perdesnya belum selesai,” sebutnya.

Saat ditanya, selain daerah Kecamatan Sosa yang seluruh desanya sudah menerima dana desa, daerah kecamatan manalagi, yang seluruh desanya sudah menerima dana desa itu? Fajar menjawab, “Tidak bisa dilihat datanya untuk perkecamatan, karena ini datanya global. Harus dipilah-pilah dulu data perkecamatannya, baru tahu kita mana-mana saja daerah kecamatan yang seluruh desanya sudah terima dana desa,” ujarnya.

Tapi Fajar menegaskan, soal deadline batas akhir pengajuan dan pencairan dana desanya, tergantung dokumennya dari Badan Pemdes Palas. “Kalau dokumennya gak sampai kemari, ya bagaimana kami memprosesnya,” tegasnya.

Sementara, Plh Kaban Pemdes Palas GT Hamonangan Daulay yang juga Asisten 1 Pemkab Palas, saat dihubungi MedanBisnis melalui seluler pada Jumat, (30/10), tidak berhasil. Namun, pegawai pada Badan Pemdes Palas menyebutkan, Kaban Pemdes Palas sedang berada di Kota Medan.

Sedangkan, Sekretaris Badan Pemdes Palas Sugriwo SPd saat dimintai informasi terkait realisasi dana desa ini menyebutkan, “Tanyakan langsung aja kepada Kabid Pemdes, Sainal Abidin. Karena ia yang lebih mengetahui dan paham teknisnya,” ujarnya singkat.

Sayangnya, ketika hal ini ditanyakan kepada Kabid Pemdes, Sainal Abidin, malahan yang bersangkutan menjawab, “Belum ada datanya di sini karena data dari Dispenda belum diterima. Tanyakan aja langsung ke Kaban. Nanti saya dimarahi, pintar-pintaran saya memberikan keterangan,” tukasnya.

Baca Juga :  Pemilukada Ulang Madina Diprediksi Maret Atau April

MedanBisnis – (maulana syafii)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*