Dana Desa Mengendap di Rekening Pemkab Palas

Palas. Penyaluran dana desa di Kabupaten Padang Lawas (Palas) masih tersendat, karena hingga kini dana tersebut masih mengendap di tingkat kabupaten. Padahal, jika dilihat waktu pemanfaatannya, dana bernilai ratusan juta itu bisa pergunakan hanya tersisa sekitar lima bulan lagi sesuai jangka waktu Tahun Anggaran 2015.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Palas, Muaz Daulay saat disinggung soal dana yang menguap di kabupaten ini mengatakan, pihaknya belum bisa berbuat apa-apa karena masih menunggu aturan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

“Juklak dan juknisnya belum ada, kekmana mau dicairkan,” kata Muaz, saat ditemui di sela acara pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Padang Lawas di Gedung Nasional Sibuhuan, belum lama ini.

Dikatakan, cukup rumit persiapan soal dana desa ini. Uang sudah ditransfer ke kas daerah, tapi aturan soal petunjuk pelaksanaan dan teknis belum ada. Selain itu, tenaga pendamping juga belum ada perekrutan. Tak hanya itu, sesuai persyaratan yang ditentukan, masing-masing desa juga harus mempersiapkan dokumen rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes), Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta rencana kerja program desa (RKPDes).

Dokumen itu tentu perlu keahlian dalam pembuatannya oleh masing-masing desa. Persoalannya, mampukah tingkat desa membuat hal semacam itu? Bukankah selaku badan yang membawahi, seharusnya perlu bimbingan dan arahan dari Badan Penmas dan Pemdes untuk penyiapan dokumennya. “Karena kan bekerja sesuai aturan. Kalau dari desa dipersyaratkan, ya desa harus buat,” kata Muaz.

Baca Juga :  Komitmen Polres P.Sidimpuan dalam Berantas Judi Dipertanyakan

Sementara, di sisi lain, sosialisasi atau pelatihan pembuatan dokumen yang menjadi persyaratan itu belum ada. Bahkan, untuk beberapa bulan ini, juga dipastikan belum ada, karena anggarannya tidak tertampung dalam APBD 2015. “Bagaimana mau sosialisasi, kalau anggaran tak ada?,” jelasnya.

Padahal, turunnya dana desa ini sudah ditunggu-tunggu kepala desa se- Palas. Tercatat, ada 303 desa yang akan mendapatkan dana itu. Sesuai gambaran yang didapatkan, masing-masing desa akan mendapatkan dana desa minimal Rp 247 juta dalam setahun. Angka itu didapatkan dari pola pembagian dari total dana desa untuk Palas senilai Rp 79 miliar tahun 2015 ini.

Dari dana itu, akan dibagi kepada 303 desa, dengan pola pembagian 90% menjadi alokasi dasar atau dibagi rata, sisanya 10% dibagi sesuai kriteria yang ada. Selanjutnya, dari dana desa yang masuk, 70% diperuntukkan untuk program desa, sementara 30% menjadi dana operasional.


(maulana syafii)-Medan Bisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*