Dana Hibah PKK dan Dharma Wanita Persatuan Palas Dipertanyakan

Kantor PPK dan Dharma Wanita Persatuan Palas, Senin (23/2/2015).

Palas | Dana bantuan hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) yang dikucurkan untuk organisasi Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Palas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2013 dan 2014 dipertanyakan.

Bendahara Bantuan Sosial dan Hibah DPKA Palas, A Rahman Nasution yang dikonfirmasi, Senin (23/2/2015), bahwa bantuan hibah yang dikucurkan kepada PKK dan Dharma Wanita Persatuan Palas untuk TA 2013 adalah sebesar Rp400 juta. Sedangkan untuk TA 2014, Rahman mengaku tidak mengetahuinya.

“Untuk PKK itu pada tahun 2013, itu sebesar Rp400 juta. TA 2014 saya tidak mengetahuinya, karena pos penganggarannya ada di Badan Pemdes (Badan Pemberdayaan Masyarakat,red),” ujar Rahman via telepon seluler.

Sedangkan Kepala Badan Pemerintahan Desa (Badan Pemdes) Daerah Palas Muaz Daulay yang dijumpai diruangannya, belum bisa memberikan informasi ataupun data terkait bantuan untuk PKK dan Dharma Wanita Persatuan Palas dengan alasan bendahara belum masuk kantor karena menemani istrinya yang sedang ujian S3. Dan berjanji akan memberikan informasi dan data bantuan hibah tersebut kepada wartawan setelah bendahara masuk.

“Datanya akan kita serahkan nanti, setelah bendahara masuk. Bendahara nggak masuk, karena sedang menemani istrinya ujian S3,” ungkap Muaz Daulay seraya berangkat keluar dari ruangannya dengan alasan mau buru-buru ke Kantor Bupati.

Baca Juga :  PKS Belum Kantongi Nama Kandidat Calon

Sedangkan pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan Palas satupun belum ada yang bisa dikonfimasi terkait dana hibah tersebut.

Berdasarkan data APBD TA 2013 Nomor 06 Tahun 2013 Tanggal 14 Maret 2013, dengan Kode Rekening 1.20.1.20.05.00.00.5.1.4.05 dengan uraian Belanja Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisisasi. Dengan penjelasan Bantuan Kepada PKK sebesar Rp800 juta, dan Bantuan Dharma Wanita Persatuan Rp400 juta.

/(BS-32)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*