Dana Insentif Guru Diduga “Diendapkan” Untuk Di Depositokan

uang tumpukan Dana Insentif Guru Diduga “Diendapkan” Untuk Di DepositokanPemberian peningkatan kesejahteraan guru yang didengungkan pemerintah tampaknya masih sebatas “cuap-cuap”.
Faktanya, dana insentif guru dari Pemprovsu untuk tahun ini belum juga cair, padahal sudah melewati 1 semester (6 bulan).

Ironisnya, 3.148 guru sertifikasi 2008 juga  belum menerima tunjangan profesi.Kondisi memprihatinkan ini disesalkan banyak pihak, terutama para guru yang menilai pemerintah tidak tegas terhadap kinerja aparatnya untuk merealisasikan hak mereka yang diduga sengaja  memperlambat proses pencairan bahkan terkesan saling buang antara instansi terkait.

Terhadap proses pencairan insentif guru dari Pemprovsu yang berasal dana APBD Sumut 2010 sebesar Rp 60 ribu per bulan diduga mengendap di Biro Keuangan Setdaprovsu. Padahal dana itu seharusnya sudah cair pada akhir Juni lalu.

Penundaan pencairan dana insentif itu disinyalir ada konspirasi antara pejabat Pemkab (Kas Daerah) dengan jajaran Biro Keuangan sengaja mengendapkanya untuk mendeposito.

Gubsu Syamsul Arifin yang dikonfirmasi di lantai X kantor Gubsu Selasa, (13/7) mengaku proses penyaluran dana insentif itu melalui Biro Keuangan ke masing-masing kas daerah kabupaten dan kota.

Namun Gubsu membantah jika Pemprovsu memotong dana itu saat proses pencairannya.
Bahkan Gubsu mempersalahkan pihak Kabupaten/kota yang belum juga mengambil uang itu.

“Bohong itu kalau dikatakan dipotong.

Saya justru heran, mau dikasih duit malah tidak mau minta, bukan hanya sekarang, tahun lalu juga begitu kasusnya,” tandasnya. Informasi diperoleh, dari 33 kabupaten/kota, baru 8 daerah yang mencairkan di antaranya Pemko Medan, Tebingtinggi, Binjai, Pematangsiantar, Asahan, Simalungun, Madina dan Serdangbedagai.

Baca Juga :  Korupsi Rp 4,8 miliar, mantan Kasatpol PP Sumut ditahan

Sedangkan total jumlah guru berdasarkan rekap Dinas Pendidikan Sumut mencapai 183.761 orang melalui dana APBD dengan total dana lebih Rp132 miliar. Ketua PGSI Sumut, Drs Isahuddin Sitorus mengaku sampai saat ini sebagian besar dana insentif guru  belum cair, termasuk di Medan. “Saya juga tidak tahu kenapa begitu lama cairnya, harusnya dana itu sudah cair,” ucapnya. Isahuddin mengaku pihaknya akan mempertanyakan hal ini kepada Biro Keuangan apakah benar dana itu sengaja diendapkan.

Sebab permasalahan saat ini hampir sama seperti tahun lalu. Dari 183.761 guru di Sumut yang belum menerima insentif guru 2010 itu, di antaranya terdapat guru-guru Kota Medan dan tidak tertutup kemungkinannya terdapat 3.148 guru yang juga belum mendapat tunjangan sertifikasi guru 2008, padahal mereka sudah dinyatakan lulus Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2009.

Para guru yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi Kota Medan menuding ketiga instansi terkait dalam proses sertifikasi guru saling “buang badan”.

Ketua Forum Guru Sertifikasi Kota Medan Lodden Silitonga mengaku, Lembaga Pendidikan dan Penjamin Mutu (LPMP) Sumut dan Unievrsitas Negeri Medan sebagai induk proses sertifikasi guru serta Dinas Pendidikan Kota Medan saling menyalahkan.

“Jika kami ke Didsik Medan, maka pihak Disdik menyebutkan berkas sudah dikirim ke LPMP Sumut. Di lembaga ini pun berdalih pihaknya tidak bisa menyelesaikan data entry untuk dikirim ke pusat karena Unimed belum melengkapi data peserta,” sesal Lodden.

Baca Juga :  Korupsi APBD Langkat - Gubernur Sumut Syamsul Arifin Pernah Kembalikan Uang Rp 60 M

Sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Drs Abdul Rahman Siregar meminta agar Pemko Medan mencairkan dana tunjangan profesi guru semester pertama paling lambat Juli 2010.

Abdul Rahman menyebutkan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No.117/PMK/2010 tanggal 14 Juni 2010 yang ditandatangani Menteri Keuangan RI, Agus Martowardoyo, dana itu sudah ada di Pemkab/Pemko masing-masing daerah dan harus segera dibayarkan untuk semester pertama paling lambat Juli 2010.

Sekretaris Sertifikasi Guru LPMP Sumut, Rudianto menyebutkan, data guru sertifikasi 2008 yang lulus PLPG 2009 sebanyak 3.148 orang untuk Kota Medan dan beberapa guru dari daerah lainnya, sudah rampung berhasil di entry semuanya dan pada akhir Juni lalu, semuanya sudah dikirim ke Dirjen PMPTK di Jakarta.

SWISMA naibaho-CANDRA siraiT

Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=40128&Itemid=53

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. tolong berikan saya hasil dari plpg di unimed medan yang di selenggarakan tangal 28 september sampai 02 oktober secepat nya !

  2. Kita tidak perlu heran kalau masalah uang, itulah game-nya para pejabat dinegeri kita ini, kalau tidak ? mustahil punya rumah mewah, mobil mewah, deposito berlimpah, gaya hidup yang lux.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*