Dana Stimulus Pemko Sidimpuan TA 2009 Rp 41,5 M

sumber : www.analisadaily.com

P.Sidimpuan, (Analisa)

Pemerintah kota  Padangsidimpuan memperoleh dana stimulus dari pemerintah pusat   Tahun 2009 sebesar Rp 41,5 M yang akan diperuntukkan untuk pembangunan berbagai sektor.
“Kita juga masih berjuang  menggaet dana dari APBN Perubahan sebesar Rp 28 M, mudah-mudahan upaya tersebut membuahkan hasil tahun ini,”ujar Walikota Padangsidimpuan Drs H Zulkarnaen Nasution MM dalam konfrensi pers di ruang kerja walikota, Senin, (6/7).

Dikatakan, dana stimulus  yang dikucurkan pemerintah pusat ini nantinya  akan diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur, Rp 20 M, terminal terpadu Pijorkoling Rp. 12,5 M, pasar tradisional Rp.7 M dan jalan usaha tani Rp, 2 M.

“Guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dana Stimulus ini kita prioritaskan untuk membangun infrastruktur, ” katanya.

Selain itu, walikota yang saat itu didampingi Sekda Sarmadan Hasibuan  SH,  Kepala Bappeda H Hadi Ashari Nasution, MM, Kabag Infokom Drs Rahmat Irmansyah, Kabag Administrasi Pembangunan Islahuddin Nasution, S.Sos, Sekretaris BKD M Daud Batubara, Kabid Kepgawaian BKD Afdal SH, Kabid Anggaran Syarifuddn Nasution, Kabid Pendapatan Alfian Pane dan H.Hasman Nasutin  juga menegaskan  Pemko  P. Sidimpuan tidak akan dilikuidasi ke kabupaten induk Tapanuli Selatan (Tapsel) karena sudah mampu mengurus rumah tangga sendiri.

“Indikatornya adalah Pemko Sidimpuan sebagai daerah pemekaran  tahun 2001, telah mampu menggaji kepala daerah dan wakil kepala daerah termasuk didalamnya 25 anggota DPRD  melalui pendapatan asli daerah (PAD), “katanya sembari mengatakan   PAD daerah berjuluk kota salak setiap tahunnya meningkat dan tahun 2009 ditargetkan sebesar Rp 12 M lebih.

Baca Juga :  Kerja DPRD P. Sidimpuan Cuma Duduk-duduk

Ditambahkannya, salah satu persyaratan eksis atau bertahannya sebuah daerah pemekaran kata walikota adalah kemampuan mengurus rumah tangga sendiri seperti kemampuan PAD untuk menggaji kepala daerah, wakil kepala daerah dan seluruh anggota DPRD setempat.

“Kita tidak akan digabungkan lagi dengan kabupaten induk Tapsel karena sudah mampu menggaji kepala daerah, wakil kepala daerah dan 25 anggota DPRD dari PAD,” terangnya.
CPNS

Selain menjelaskan keberhasilan meningkatkan  PAD Walikota juga  menyebutkan, pada tahun 2009 daerahnya akan menerima CPNS umum sebanyak 700 orang dari sekitar 1.160 yang diajukan ke pemerintah pusat.

Jumlah tersebut akan diperuntukan bagi CPNS berbagai jurusan dan tingkatan pendidikan berdasarkan usulan daeah ke pusat.

“Kita masih kekurangan PNS, tahun ini diajukan penerimaan CPNS yang disetujui pemerintah pusat sebanyak 700 orang,” ujar walikota.

Sementara Sekdakot Sarmadhan Hasibuan  dalam kesempatan itu kembali menegaskan, komitmen Pemko yang akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kwalitas SDM aparat pemerintah sehingga masyarakat yang hendak berurusan semakin mudah dan efisien.

“Apabila ada dinas atau instansi tidak sesuai dengan kinerja yang digariskan akan kita lakukan pembinaan. Kita tidak ingin urusan masyarakat terkendala akibat Satuan Kerja Perangka Daerah (SKPD) yang tidak memahami tugas pokok dan fungsinya.

Laporkan kepada kami untuk diberikan sangsi,” ujar Sarmadan tanpa bersedia merinci sangsi yang akan diterapkan bagi SKPD tersebut.

Baca Juga :  2 Pejabat Pemko Sidimpuan Ditahan

Terkait misi  Pemko P. Sidimpuan tahun 2008-2013 kepala Bappeda Hadi Ashari Nasution memaparkan mewujudkan tata permintahan yang baik dengan meningkatkan kompetensi pemerintahan dan fungsi kelembagaan, meningkatkan daya saing melalui peningkatan kwalitas SDM P.Sidimpuan,  meningaktkan ketertiban, ketentraman dan peningkatan subremasi hukum, menanggulangi kemisikinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor pertanian, perekonomian, perdagangan dan jasa, meningkatkan sarana dan prasaranaperkotaan berwawasan lingkungan.(hih)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*