Dana tunjangan guru penghasilan di PALUTA belum cair

WASPADA ONLINE

GUNUNG TUA – Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai sekolah di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengeluh, karena dana tunjangan penghasilan tambahan belum dicairkan sehingga dinilai ada diskriminasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Paluta.

” Kenapa dana tunjangan penghasilan tambahan belum disalurkan, padahal dana tunjangan penghasilan tambahan  di wilayah Tabagsel seperti Palas, Tapsel, Padangsidempuan dan Madina sudah cair. Kenapa di Paluta  lambat,” tegas beberapa guru PNS yang tidak mau disebutkan identitasnya kepada Waspada, tadi malam.

Dikatakan, kepala Dinas Pendidikan Paluta diminta segera menyalurkan dana yang sudah menjadi hak guru itu, dan kapan fungsional guru ini disalurkan.

“Kami berharap dana yang sudah menjadi hak guru segera disalurkan sehingga tidak terjadi perbedaan antara guru di Paluta dan guru lainnya di Indonesia . Sebab dana ini adalah sama diberikan pemerintah masing-masing Rp 250 ribu per guru,” tukasnya.

Kepala Dinas Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (PPKAD) Paluta, Jamil Harahap, saat dikonfirmasi, mengatakan, pencairan dana untuk Guru PNS di Paluta  direalisasikan akhir April.

Sementara, Plt kepala Disdikbudpora Paluta,  Hazairin Hasibuan, membenarkan. Saat ini, kita sedang melakukan pendataan jumlah guru maupun verifikasi sekitar 1.000 lebih guru untuk mendapatkan tunjangan itu.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Aparat Lakukan Kekerasan Kepada Ratusan Warga Madina

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*