DARI KEJATISU KE POLDASU – Berkas Monang Sitorus Masih“Dipimpong”

Hingga kini, tindak lanjut kasus dugaan korupsi mantan Bupati Toba Samosir (Tobasa) masih ”jalan di tempat”.  Berkasnya pun kini hilir mudik dari Kejatisu ke Poldasu dengan alasan klise belum dinyatakan lengkap.

Untuk kesekian kalinya, Kejatisu kembali mengembalikan berkas itu ke Poldasu. ”Kita sudah kembalikan lagi ke Polda,” kata Asisten pidana khusus Kejatisu, Erbindo Saragih, SH ketika dihubungi Global, Jumat (2/7).

Mengapa berkas itu kembali lagi ke Polda? “Perkembangan terakhir “ni, tersangka (Monang Sitorus) menyatakan pernah diperiksa BPK dan uangnya sudah dikembalikan. Kan, sebelumnya saya sudah pernah sampaikan kepada wartawan,” tambah Erbindo.

Seperti diberitakan Global sebelumnya, meski sebelumnya Monang Sitorus telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyidikan anggaran Rp3 miliar di Pemkab Tobasa dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejatisu. Penyidik Kejatisu menyatakan berkasnya belum lengkap dan harus dilengkapi di Poldasu.

Dalam suatu acara Kejaksaan di Hotel JW Marriot beberapa waktu lalu, Erbindo menyebutkan mendapatkan tembusan surat dari Bupati Toba Samosir Monang Sitorus yang ditujukan ke Poldasu yang menyatakan pernah di audit BPK dan tidak menemukan kerugian negara dalam penggunaan kas daerah Rp3 miliar yang dinyatakan sebagai anggaran yang dikorupsi.
Berdasarkan hasil audit itu, Monang Sitorus mengharapkan agar keterangan petugas BPK dijadikan sebagai saksi yang meringankan. Berdasarkan ketentuan pasal 116 (ayat) 2 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

Baca Juga :  Sumut Masuk Musim Hujan, Hati-hati Demam Berdarah....!

HIMATOBASA Heran
Sementara itu, pengurus Himpunan Mahasiswa Toba Samosir (HIMA-TOBASA),  Supandri Butarbutar kepada Global sempat mengaku heran. Pasalnya mengapa hingga kini berkas Monang Sitorus masih dinyatakan belum lengkap, padahal statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ironisnya, kata Butarbutar, sebelumnya Kejatisu telah menahan tiga tersangka mantan Kabag Keuangan Arnold Simanjuntak, mantan pemegang kas Pemkab.

Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=39407&Itemid=53

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. bupati yang korupsi, arnold kok terbawa2?
    apa ada bukti kalo mantan kabag juga ikut menikmati?
    dia hanya loyal terhadap atasan yang menyuruh mengeluarkan anggaran
    itu kan mank kerjaannya…
    arnold ITU DILUAR LINGKUP
    sama seperti orangtua kasi uang jajan ma anaknya
    trus anaknya pergunakan untuk beli narkoba
    nah sapa yang perlu dihukum?
    orang tua atau anaknya?
    pasti anaknya kan, yang mempergunakan uang itu

    nah sama keg gitu kasusnya ni
    jadi apa salah mantan kabag keu? yang hanya mengeluarkan anggaran…dia gak tau itu dipergunakan untuk apa..

    buat polda ato jaksa ato apalah kalian yang berkuasa
    pelajari dulu kasusnya pak
    jangan masyarakat nilai kalian BODOH
    DOSA KALIAN PUN TAK TERUKUR LAGI BANYAKNYA

    HERANNNN… BODOH ATO DOSA
    KALO BODOH NAPA BISA DI ATAS YA…
    TRUS KALO DOSA KOK GAK TAKUT YA???
    HAHAHAH

    selamat bekerja la pak
    kerjanya pilih jalan yang lurus yaa
    tegakkan keadilan
    karena setelah kita mati juga akan diadili di surga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*