Data Honorer Palas Jangan Dimanipulasi!

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Drs Hamzah Hasibuan mengimbau semua pihak untuk segera melaporkan berkas tenaga honorer. Pihaknya juga menegaskan agar data honorer di Palas jangan dimanipulasi.

“Saat ini sudah ditunjuk koordinator satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, untuk mendata masing-masing honorer yang berhak untuk diangkat jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kata Hamzah, kepada METRO, Minggu (29/8).

Hamzah menambahkan, hingga saat ini proses pendataan tenaga honorer untuk diangkat jadi CPNS masih diproses. Untuk kategori pendataan tahap awal berakhir 18 Agustus lalu, sedangkan untuk tahap akhir 31 September mendatang. “Setelah keseluruhan data masuk, baru diseleksi dan periksa siapa yang akan diangkat jadi CPNS sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tukasnya.

Pendataan Diminta Transparan

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diminta mempublikasikan tenaga honorer kategori pertama yang memenuhi persyaratan sebelum disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara Menurut Anggota DPRD Paluta Ashar Effendi Hasibuan SE, hal itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Nomor 5 Tahun 2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer mengamanatkan pemerintah daerah untuk mempublikasikan tenaga honorer yang memenuhi persyaratan sebelum disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui media cetak atau elektronik.

Dalam surat edaran Menpan dan RB, sebutnya, tercantum bahwa pejabat pembina kepegawaian perlu melaksanakan pendataan, baik proses maupun hasil, harus dilakukan secara transparan, tidak dipungut biaya, cermat, akurat, tepat dan diumumkan melalui media selama 14 hari kepada publik, sehingga tidak menimbulkan permasalahan data tenaga honorer di kemudian hari.

Baca Juga :  Masalah Money Politics Pemilukada Kab. Madina - Bawaslu Pusat: Relawan Sah Digaji, Itu Bukan Money Politics

“Kita minta pihak Inspektorat dan BKD Paluta untuk selektif dan jangan sampai ada tenaga honorer yang memenuhi syarat, tertinggal setelah lengkap hasil pendataan yang memenuhi syarat tersebut segera dipublikasikan ke media massa sebelum disampaikan atau diusulkan ke BKN,”sebutnya.

Politisi Muda Asal Kecamatan Halongonan ini juga mengimbau semua tenaga honorer di seluruh wilayah Paluta, agar tidak mudah percaya dengan bujuk rayu para calo yang menyangggupi untuk bisa memasukkan nama tenaga honorer ke database.

“Kita imbau kepada tenaga honorer, jangan mudah percaya dengan bujuk rayu calo, yang menyanggupinya bisa memasukkan nama tenaga honorer tersebut ke database,” ungkapnya.

Sementara itu. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta Drs Mora Harahap yang dikonfirmasi melalui Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan Pegawai Indra Syahputra Nasution SSTP MM mengatakan, masalah pendataan honor yang ada saat ini akan dilaksanakan dengan transparan sesuai dengan petunjuk teknis(juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak).

“Setelah para honorer melengkapi data dan berkasnya ke masing-masing instansi, selanjutnya kita akan mengumumkan berkas-berkas para tenaga honor yang lengkap maupun tidak lengkap secara transparan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Nomor 5 Tahun 2010,” pungkasnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/Data_Honorer_Palas_Jangan_Dimanipulasi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Anjing Pelacak Temukan 8 Hektare Ladang Ganja

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*