Deadlock, Kongres PSSI Ditutup!

Jakarta – Kongres PSSI mengalami deadlock. Sebagai penyelesaiannya, Ketua Komite Normalisasi akhirnya memutuskan untuk mengakhiri sidang tanpa hasil sekitar pukul 20.50 WIB.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillah dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, sidang ditutup,” ujar Agum sambil mengetuk palu, Jumat (20/5/2011). Agum menilai suasana sudah tidak kondusif dengan banyaknya interupsi dan protes dari peserta kongres.

Setelah itu petugas langsung ke depan meja pimpinan sidang untuk melindungi para pemimpin sidang. Suasana pun menjadi kacau.

Sebelumnya, suasana menjadi ricuh setelah sesi kedua dimulai. Dan seperti diduga, peserta kongres terutama pendukung GT-AP mempertanyakan soal penolakan terhadap GT-AP walaupun sempat diloloskan oleh Komite Banding.

Agum menjawab dengan penjelasan-penjelasan yang selama ini dia utarakan, bahwa GT-AP sudah ditetapkan oleh FIFA tidak bisa mencalonkan diri, sehingga tidak bisa diproses di Komite Verifikasi maupun Komite Banding.

Peserta kongres juga sempat memprotes Thierry Regenass, yang hadir sebagai observer dari FIFA. Para pendukung George dan Arifin memang sudah sejak lama mempertanyakan alasan keputusan FIFA yang melarang keduanya mencalonkan diri.

Detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*