Demi “Merah Putih”, Okto Siap Tanggung Segala Risiko

Oktovianus Maniani

JAKARTA, KOMPAS.com – Gelandang Persiram Raja Ampat, Oktovianus Maniani mengaku siap dengan segala konsekuensi terhadap pilihannya membela timnas Indonesia. Okto akhirnya bergabung dan bersiap bersama “Tim Merah Putih” untuk turnamen Al-Nakbah di Palestina.

Pria berusia 22 tahun itu merasa langkahnya membela timnas Indonesia tidak salah.  Pernyataan Okto itu merujuk pada rencana Persiram yang akan menggugatnya. Manajer Persiram, Henry Wairara, mengatakan gugatan itu diambil karena Okto mangkir dari klub di tengah kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk mengikuti pemusatan latihan timnas di Yogyakarta

“Apapun risikonya saya harus berani. Yang terpenting aku melakukan ini demi bangsa dan negara. Sebagai pemain saya sadar dan ingin membela negara saya. Kalau mau diproses secara hukum, saya siap,” ujar Okto saat dihubungi wartawan, Jumat (11/5/2012).

Persiram menilai tindakan Okto itu indisipliner karena meninggalkan tim tanpa izin. Karena itu, Persiram memberikan waktu 3×24 jam kepadanya untuk kembali ke klubnya.

“Saya masih ingin terus membela timnas. Apapun yang terjadi saya siap. Kalaupun menyangkut pemutusan pemutusan kontrak, itu urusan saya dengan manajer nanti. Intinya, saya lakukan ini demi negara saya,” kata Okto.

Dalam uji coba terakhir timnas yang harus dipungkasi imbang 1-1 melawan Persiba Bantul hari ini, Okto dimainkan 25 menit di babak kedua oleh asisten pelatih timnas, Fabio de Oliviera.

Baca Juga :  Brimob Lumpuhkan Delapan Teroris Medan

Selain Okto, penyerang Persipura Jayapura, Titus Bonai, juga telah bergabung dengan timnas. Status Tibo sendiri di “Tim Mutiara Hitam” memang belum jelas.

Kedua pemain itu kemungkinan besar termasuk dalam tim untuk turnamen internasional An-Nakba pada 13-23 Mei mendatang. Indonesia bergabung di Grup B bersama Kurdistan, Irak dan Uzbekistan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*