Demo Tuntut Pemindahan Kantor Bupati Tapsel ke Sipirok Berlanjut – Blokir 5 Jalan, 2 Alat Berat Dibakar OTK, 20 Warga Diamankan

SIPIROK-Aksi demonstrasi di kantor Bupati Tapsel di Jalan Kenanga Kota  Psp pada Rabu (2/5) dengan tuntutan agar Bupati bersedia memindahkan pusat pemerintahan dari Psp ke Sipirok berlanjut hingga Kamis (3/4). Massa memblokir lima titik jalan. Selain itu dua alat berat milik pemkab dibakar orang tak dikenal (otk). Polisi mengamankan 20 warga untuk dimintai keterangan.

Informasi dihimpun METRO, usai menggelar unjuk rasa di depan kantor Bupati, warga menggelar aksi memblokir lima titik jalan yakni di jalan di Kelurahan Pasar Sipirok, Kelurahan Hutasuhut, Kelurahan Sipirok Godang, Desa Pangurabaan, dan Simpang Silangge, Kecamatan Sipirok pada Rabu tengah malam hingga Kamis (3/5) pagi.

Akibat aksi itu, personil kepolisian harus turun guna mengamankan situasi. Aksi kejar-kejaran antara warga dan aparat Brimob Detasemen C, Polres Tapsel dan Polres Kota Psp berlangsung sejak tengah malam hingga menjelang pagi. Beberapa kali dentuman bunyi tembakan terdengar.

Disamping itu, dua alat berat yang sedang parkir di lokasi pembangunan pertapakan kantor Bupati di Desa Janji Mauli Kecamatan Sipirok hangus dibakar oleh orang yang tidak dikenal, dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Sehingga, Polres Tapsel mengamankan 20 orang warga untuk dimintai keterangan.

“Kita bukan menahan, tetapi mengamankan mereka. Selanjutnya akan kita interogasi apakah terkait dengan tindakan anarkis baik pembakaran, pemblokiran jalan maupun pengrusakan lainnya,” kata Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya SH MH.

Baca Juga :  Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

“Penahanan tidak, kita hanya mengamankan satu kali 24 jam untuk mendalami permasalahan yang terjadi. Ada 20 orang kita amankan di Polres dan sedang diinterogasi untuk mendapatkan keterangan tentang insiden semalam. Yang salah tentu kita proses sesuai hukum,’’ katanya.

Pantauan METRO Kamis (3/5), pihak kepolisian bersama warga menggelar diskusi untuk mengatasi permasalahan yang ada  di depan masjid Sri Alam Dunia Sipirok Godang. Dan disepakati aksi bokade jalan umum akan diamankan oleh warga sendiri dan personil kepolisian akan kembali ditarik.

Namun, khusus pelaku pembakaran alat berat di pertapakan kantor Bupati Tapsel, Kapolres menegaskan akan terus mencari dan berharap warga bersedia membatu. “Inilah warna dan ciri warga Sipirok, konsisten menanggapi masalah, komit dalam menangani masalah.

Tidak berlarut-larut insiden yang semalam dan langsung selesai pada  pagi harinya. Namun saya akan tetap berharap agar seluruh masyarakat membantu mencarikan pelaku pembakaran alat berat, sebagai bentuk kepedulian warga dalam menegakkan hokum,” tegasnya. (ran)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*