Demplot, Motivasi Peningkatan Pendapatan Petani Si Pududn Jae Padangsidimpuan Batunadua

Jumat, 26 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

SIDIMPUAN-METRO; Dalam rangka meningkatkan pendapatan petani melalui hasil produksi petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pudun Jae Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Batunadua, Kota Psp bekerjasama dengan Kelompok Tani Maju Bersama di Desa Pudun Jae membuat demonstrasi plot (demplot) tanaman Pare (memordica charantia).

PPL Desa Pudun Jae, Iskandar Zulkarnain kepada METRO, Kamis (25/2) mengatakan alasan memilih komoditi pare dalam demonstrasi plot bersama Kelompok Tani Maju Bersama, di samping harganya tidak begitu mengalami fluktuasi harga yang signifikan, juga masa panennya relatif lebih lama dibanding tanaman lainnya dalam satu famili.

Kemudian komoditi pare yang berasa pahit dan kelat, perawatannya juga tidak begitu sulit dan bebas dari serangan hama tikus yang akhir-akhir ini sangat meresahkan petani padi.

Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Elpian Dalimunthe, tanaman pare mulai berproduksi pada umur 45 hari dengan masa panen 45 hari juga. Luas demplot yang dilaksanakan di Pudun Jae seluas 20×50 meter persegi yang ditanam tanggal 18 Desember 2009 lalu. “Dengan produksi sekali panen bisa mencapai 100 kilogram, dengan interval panen sekali dalam dua hari. Sedangkan harga jual untuk saat ini berkisar antara Rp3.500 sampai Rp4.000 per kilogram,” terang Elpian.

Ditambahkannya, perawatan tanaman pare tidak begitu sulit, hama utama tanaman itu adalah oteng-oteng (epilachna sp) yang dapat menyebabkan buah nampak bengkok dan menjadi busuk.

Baca Juga :  FORMATA: Usir dan Cabut Izin Agincourt Resourses

“Untuk pencegahan, selain dengan penyemprotan insektisida juga dapat digunakan perangkat dari bahan bekas botol minuman mineral yang ke dalamnya dimasukkan petrogenol (bahan aktif metil eugenol 800 gram per liter).

Bahan ini adalah suatu zat yang aromanya seperti oteng-oteng betina, yang membuat oteng-oteng jantan berusaha mencari aroma itu. Sehingga akhirnya terperangkap,” terangnya.

Kepala dan Sekretaris Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Psp Batunadua, Tiur Saida Sihombing SP dan Nuraida Nasution SP bersama Supervisor UPT BPP, Sri Bintang Siregar SP MM selaku pengarah saat berkunjung ke lokasi demplot, berharap kepada kelompok Tani Maju Bersama serta seluruh petani di Desa Pudun Jae, termasuk petani di Kecamatan Psp Batunadua agar dapat mengambil satu perbandingan dari kegiatan demplot serta tetap proaktif untuk mempelajari tekhnik-tekhnik budidaya atas komoditi-komoditi tertentu yang punya prospek pasar cerah. (neo)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*