Desa Goti Membara Jelang Tengah Malam

jjuhz Desa Goti Membara Jelang Tengah Malam
[Foto: Parningotan Aritonang]
Puing-piung sembilan rumah yang terbakar di Desa Goti, Kecamatan Psp Tenggara, Rabu (20/3). Keluarga pemilik rumah terlihat mencari sisa-sisa barang.
SIDIMPUAN – Desa Goti di Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp, membara jelang tengah malam. Dua kreta (baca; sepedamotor) dan sembilan rumah papan ludes terbakar pada Selasa (19/3) malam sekira pukul 23.30 WIB.

Sembilan rumah yang hangus itu, masing-masing milik Damrani Lubis, Samad Harahap, Jefry Daulay, Dedy Sugianto, Solly Harahap, Halimah Nasution, Bahagia Harahap, Marajalo Harahap, dan Manaharo Harahap. Sementara rumah yang sengaja dirusak agar  api tidak menjalar adalah milik Munawir Siregar.

Informasi dihimpun METRO dari Sekdes Goti, Sahril Harahap, dan beberapa warga setempat, Rabu (20/3) pagi, menyebutkan, kebakaran terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, sebagaian warga belum tidur dan masih berada di warung kopi milik Bahagia Harahap.

Tiba-tiba, warga yang berada di dalam warung kopi ini melihat titik api dari arah belakang rumahBahagia Harahap yang terbuat dari papan. Rumah Bahagia Harahap berada persis di belakang warung tersebut.

Spontan warga yang berada di dalam warung kopi berhamburan dan langsung berteriak kebakaran. Para penghuni rumah yang tertidur saat itu, langsung ke luar tanpa sempat menyelamatkan harta dan benda.

Sebagian warga berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari saluran air yang berada di seberang jalan deretan rumah yang terbakar. Namun, usaha masyarakat ini tetap sia-sia. Sebab, api membesar dan menjalar dengan cepat.

Tidak lama kemudian, api menyambar rumah lainnya baik di sisi kanan dan kiri dari rumah yang pertama kali terbakar. Hembusan angin saat itu, semakin membuat api berkobar dan menyambar rumah lainnya. Hanya dalam waktu setengah jam, api telah melahap sembilan rumah tanpa ada barang yang dapat diselamatkan.

Baca Juga :  Anggota DPRD Tapsel Mahmud S.Ag: Jangan Hanya karena Uang Daerah Tergadai

“Pokokna manigor gara ma api. Bagas pe sian papan do, makana copat api manjalar (pokoknya langsung besar lah api itu. Rumah itu pun dari papan, makanya cepat api menjalar). Ketika kejadian berlangsung, kita langsung mengumumkannya di masjid dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Sekdes.

Selang setengah jam api berkobar atau sekitar pukul 00.00 WIB, petugas pemadam kebakaran Pemko Psp tiba di lokasi. Petugas langsung berusaha menjinakkan api yang telah menghanguskan sembilan rumah tadi. Sekitar setengah jam berjibaku, api baru berhasil dipadamkan petugas yang diterjunkan dari lima unit mobil pemadam kebakaran.

Di tempat yang sama, Munawir Siregar, korban yang rumahnya dirusak agar terhindar dari kebakaran, menyebutkan,  penyebab kebakaran belum diketahuinya secara pasti. Namun, api berasal dari tengah dan langsung membesar dan merambat ke rumah lain dan menghanguskan sembilan rumah di desa itu.

“Api tiba-tiba saja besar. Rumah-rumah itu memang mudah terbakar karena bangunan tua. Sementara rumah kita, hanya bagian samping yang rusak,” ungkap Munawir. Ditambahkannya, untuk sementara para korban kebakaran mengungsi di rumah tetangga dan keluarg mereka di desa serupa.

Selain itu, kebakaran juga menghanguskan dua unit sepedamotor Honda Supra milik Jefry Daulay. Saat kejadian sepeda motor terparkir di dalam rumah dan tidak dikeluarkan Jefry. Pantauan METRO, Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, tampak puing-puing sisa kebakaran. Sebagian warga mengamati sisa-sisa kebakaran dan sebagian lagi mengais puing-puing kebakaran berharap ada barang yang masih bisa dipakai.

Baca Juga :  PO PSSI Dikabarkan Ditolak FIFA

Di tempat terpisah, Camat Psp Tenggara Ahmad Bestari Lubis membenarkan kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, dia juga turun ke lokasi.  “Ada sembilan rumah habis terbakar. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan. Saya juga di situ tadi (kemarin) malam,” sebut camat.

Sementara itu Kapolreta Psp AKBP Budi Hariyanto Sik MSi melalui Kasat Reskrim AKP AA Siregar Ssos, membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran di Desa Goti tersebut. (tan)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*