Desak Tangkap Kadis Kesehatan – Gemar Madina Unjuk Rasa di Kejari Panyabungan

Unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Revolusioner (Gemar) Madina ke Kejari Panyabungan, Kamis. (8/1).(Ridwan Lubis/Metro Tabagsel)

MADINA – Sekitar dua puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Revolusioner (Gemar) Madina mengadakan unjuk rasa ke Kejari Panyabungan, Kamis (8/1). Mereka mendesak Kejari menangkap Kadis Kesehatan drg Ismail atas dugaan korupsi di dinas itu.

Pantauan Metro Tabagsel, aksi unjuk rasa ini berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelum menyampaikan pernyataann sikap, massa yang dikoordinir Sahdenan Harahap dan Abdurrahman Simanjuntak membakar ban mobil di Jalan Lintas Sumatera di depan kantor Kejari. Aksi bakar ban ini sempat membuat kewalahan petugas lalu lintas yang berusaha memadamkan dan sempat membuat macet lalu lintas di sekitar lokasi ini.

Lalu, di depan kantor Kejari, massa pengunjukrasa menyampaikan bahwa telah terjadi dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Madina, seperti pada anggaran perjalanan dinas luar daerah yang diduga tidak dilaksanakan senilai Rp158.934.000.

“Selain itu, saldo awal rekening Jamkesmas tahun 2012 sebesar Rp3.319.154.434, sedangkan penggunaan dana Jamkesmas yang belum di sahkan dan belum dicairkan sebesar Rp1.251.881.560 pada akhir tahun 2012. Dan jumlah bunga dari rekening tersebut adalah sebesar Rp57.549.893 dengan pajak sebesar Rp11.509.979 dan kas tunai di bendahara Jamkesmas sebesar Rp3.270.346. Sementara sampai 31 Desember 2012, dana Jamkesmas yang tersisa sebesar Rp2.110.105.442. Kami mengindikasikan telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan terjadinya korupsi pada anggaran Jamkesmas di Dinas Kesehatan Madina pada saat itu,” ujar Sahdenan.

Baca Juga :  FKPD Bahas Rencana Operasional Tambang Emas Batang Toru

Mereka juga mengungkap, Kepala Dinas Kesehatan drg Ismail tidak layak dipertahankan karena saat ini telah menjadi tersangka di Polres Madina atas kasus penghinaan kepada wartawan. Selain itu, dana BPJS tahun 2014 diduga masih bermasalah.

“Karena itulah kami meminta Kepala Kejari segera memproses berbagai kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan dan segera memeriksa dan menangkap oknum Kadis, guna mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih dari tindak pidana KKN,” ucapnya. Menanggapi pernyataan pengunjuk rasa, ýKepala Kejari Panyabungan Satimin SH mengatakan, pihaknya akan mempelajari dugaan korupsi seperti yang disebut pengunjuk rasa.

“Kami akan pelajari dulu, karena memproses kasus ada aturan dan SOP nya, terima kasih telah mengingatkan kami dan memberikan data-data ini,” sebut Satimin didampingi Kasi Intel M Iqbal. (wan)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*