‘Detektif’ Microsoft Selidiki Penjual PC

Microsoft menyatakan siap melakukan tindakan tegas pada penjual PC yang memberikan software bajakan pada pembeli yang bermaksud membeli software asli. Hal ini diklaim agar penjual yang jujur tetap terlindung.

Pernyataan yang diterima detikINET, Rabu (8/9/2010), menyebutkan departemen hukum Microsoft wilayah regional sedang menyiapkan langkah-langkah untuk mengidentifikasi penjual PC yang berperilaku tidak jujur tersebut. Ini merupakan inisiatif regional, berpusat di Singapura, yang dilakukan selama 6 bulan mulai September 2010.

Dalam kampanye ini, Microsoft akan menyebar penyelidik swasta untuk melakukan pembelian komputer baru. Penyelidik akan membeli komputer baru secara acak dan menguji apakah software-nya asli dan bukan bajakan.

Jika terbukti asli, sang penjual akan mendapatkan penghargaan dari Microsoft. Tapi kalau tidak, surat tuntutan hukum –atau laporan ke Kepolisian– yang akan sampai di meja penjual.

Microsoft mengatakan telah beberapa tahun ini melakukan pendekatan edukatif pada para penjual. “Tapi, kami juga menyadari kebutuhan akan tindakan yang lebih ‘tegas’ perlu dilakukan, guna melindungi pembeli dari masalah keamanan dan virus yang dengan bebas ikut terbawa di dalam software bajakan,” ujar Jonathan Selvasegaram, legal advisor for Intellectual Property Microsoft.

Menurut Selvasegaram, konsumen saat ini perlu berhati-hati saat membeli PC. Jangan sampai, tukasnya, pembeli mendapatkan piranti lunak bajakan yang bisa menimbulkan risiko keamanan dan legal.

Sumber: http://www.detikinet.com/read/2010/09/08/162338/1437964/399/detektif-microsoft-selidiki-penjual-pc/?i991101105

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  JIBO Robot Keluarga Di Dunia yang Pertama Kali Dipasarkan ke Masyarakat Umum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*