Di Kab. Samosir, Listrik Padam 2 Hari, Aktivitas Warga Lumpuh Total

(Analisa/franzul sianturi) AMBIL AIR : Beberapa warga mengambil air dari Danau Toba untuk keperluan mandi dan mencuci. Padamnya aliran listrik di seluruh wilayah Kabupaten Samosir membuat aktivitas warga lumpuh total.

Samosir, (Analisa). Padamnya aliran listrik hampir di seluruh wilayah Kabupaten Samosir selama dua hari berturut-turut mengakibatkan aktivitas masyarakat menjadi lumpuh total.

Aktivitas mandi cuci kakus (MCK) pun terpaksa dilakukan di pinggiran Danau Toba. Bukan hanya aktivitas MCK, pasokan air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari juga diambil langsung dari air danau.

Selain aktivitas mandi dan mencuci, beberapa aktivitas usaha rakyat seperti warnet dan usaha fotokopi terlihat sepi. Bahkan, tidak sedikit usaha warnet harus menutup usahanya karena ketiadaan mesin genset. Termasuk beberapa wartawan terpaksa kewalahan untuk mengirim berita ke kantor redaksi.

“Kami terpaksa menutup usaha ini, listrik padam, genset tidak ada,” kata Arifin Naibaho, seorang pengusaha warnet kepada wartawan, Jumat (20/6) di Pangururan.

Beberapa kantor pemerintah juga terlihat mengurangi aktivitasnya. Kantor Bupati Samosir di Jalan Rianiate terlihat sepi. Beberapa staf tampak mengurangi aktivitas bekerja di depan komputer dan juga nampak tidak mengoperasikan beberapa komputer karena keterbatasan pasokan listrik.

[adsense]Lebih lanjut, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Samosir juga terlihat lalu lalang di pusat Kota Pangururan. Mobil pemadam pun tampak sedang memasok air ke rumah tahanan (Rutan) di Jalan Asrama Koramil untuk mengisi pasokan air dalam Rutan.

Baca Juga :  Rahudman Resmi Jadi Terdakwa, Kejatisu Minta Waktu Limpahkan Kasus ke Pengadilan

“Air sudah diisi tadi pagi oleh pemadam kebakaran. Kami mencegah kemungkinan yang terjadi, sehingga pasokan air harus tersedia di Rutan,” ujar Kepala Rutan Jaya Saragih kepada Analisa.

Sebelumnya, angin kencang di kawasan Danau Toba dan Pulau  Samosir terjadi sepekan terakhir ini. Beberapa atap rumah yang terbuat dari seng beterbangan dan pohon tumbang di beberapa titik di Kecamatan Pangururan dan di beberapa daerah di Kecamatan Harian dan Kecamatan Sianjur Mulamula.

Selain seng dan pohon yang tumbang, satu tower tiang listrik setinggi 25 meter juga tumbang di Kecamatan Harian. Sehingga, aliran listrik di Pulau Samosir juga terkendala bahkan terputus.

Kondisi ini mengakibatkan, sejak Kamis (19/6) sore dan Jumat (20/6) malam Pulau Samosir gelap gulita dan mengganggu aktivitas warga.

Pihak PLN Cabang Pangururan melalui Kepala Cabang PLN Ringkas Sitompul saat dikonfirmasi menyampaikan, padamnya listrik diakibatkan tiang tower listrik setinggi 25 meter tumbang di Jalan Tele percis dekat Menara Pandang Tele. Tumbangnya tiang listrik juga diakibatkan tiupan angin puting beliung. (fra)/analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*