Di Padangsidimpuan Pengelolaan Inflasi Baik

SIDIMPUAN-Pimpinan Bank Indonesia (BI) Cabang Sibolga menilai Kota Padangsidimpuan (Psp) sudah cukup baik dalam mengelola inflasi di Kota Psp, dengan perhitungan lebih tinggi dari inflasi nasional namun lebih rendah dari inflasi provinsi.
Hal ini diungkapkan Pimpinan BI Cabang Sibolga, Muhammad Nur dalam rapat pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (19/5) di aula kantor Walikota Psp.

Dijelaskannya struktur ekonomi Kota Psp hasil pendataan tahun 2008 didominasi oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran sekitar 23,46 persen, sektor jasa 17,59 persen dan sektor pertanian sebesar 16,15 persen. Sementara itu untuk sektor tenaga kerja atau Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tahun 2009 adalah sekitar 10,52 persen sedangkan penduduk miskin sekitar 9,77 persen

“Selain itu juga ada indikator lainnya seperti komoditi, perbankan dan lainnya dan inflasi Kota Psp mengalami trend menurun pada 3 bulan terakhir ini. Inflasi tahunan Kota Psp pada bulan April 2011 sebesar 6,18 persen atau lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 6,16 persen namun lebih rendah dari inflasi provinsi sebesar 6,45 persen, jadi kita menilai bahwa Kota Psp cukup baik dalam mengelola dan menata tata niaga di Kota Psp sehingga inflasi dapat ditata dan diatur sedemikan rupa dan didukung dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009 sebesar 5,78 persen dari rata-rata pertumbuhan ekonomi diwilayah Tabagsel dan provinsi,” ucapnya.

Baca Juga :  Fahri: Jenderal Saling Ungkap Borok Bagian dari Rivalitas Menjadi Kapolri

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga meminta kepada BPS untuk melakukan pendataan per tahun sehingga data valid dan dapat disinkronkan dengan kebijakan dan langkah yang diambil. Sementara itu Wali Kota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution MM mengatakan, sangatlah penting pengendalian inflasi di daerah, di mana kestabilan harga yang tercermin dari inflasi yang rendah dan stabis sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ke depan dirinya berharap agar BI Cabang Sibolga untuk terus memberikan masukan kepada Pemko Psp dalam rapat dan pertemuan untuk membahas peningkatan ekonomi di Kota Psp.

Usai acara Pimpinan BI Sibolga menyerahkan cenderamata berupa lembaran uang yang belum dipotong kepada Wali Kota dan sebaliknya Wali Kota juga memberikan cenderamata berupa plakat Pemko Psp. Hadir dalam pertemuan tersebut, Wawako, Maragunung, Asisten I, Rahuddin Harahap, Kadisperindagkop, Samakmur, Plt Kepala Bappeda, Perdana, Kadistan, Marhan, Kadishub, Syahrizal, Kaban Hanpang, Soleh, Kabag Hukum, rahmat Nasution, kabag Kesra, Syahruddin, Sekretaris Dispenda, Himsar, Rusdi dari Bank Sumut, Kasi Distribusi BPS, Iswan Sulaiman dan lainnya.  (phn/mer)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*