Di Padangsidimpuan, Pola Tanam Petani Sesuka Hati sehingga Banyak hama

Rahmad Nasution,  seorang analis pertanian di Padangsidimpuan mengatakan, banyaknya hama penyakit yang menyerang sawah petani belakangan ini tidak terlepas dari pola bercocok tanam petani yang sesuka hati.

Hama penyakit yang menyerang tanaman pertanian itu tidak saja terjadi di Batang Ayumi Julu, tapi juga banyak terjadi di Kota Padangsidimpuan, serta daerah luar yang mengalami hal serupa Seharusnya, dan masalahnya akibat pola tanam yang semraut.

Karena itu pola tanam serentak harus diefektifkan kembali seperti dulu yang menjadi tradisi turun temurun nenek moyang kita.

“Dan jangan dalam satu kawasan itu, ada sawah sedang mentraktor, di samping sedang musim tanam, di depannya kondisi mau panen, dan di belakangnya tidak digarap sama sekali,” ucapnya, tadi malam.

Menurutnya, untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil pertanian, petugas PPL di lapangan sesuai tupoksinya harus difungsikan, dan mengoptimalkan penyaluran pupuk yang dibutuhkan petani.

Kemudian menggalakkan  pola tanam serentak, bila perlu Pemko dan DPRD Kota Padangsidimpuan membentuk perda khusus tentang pola tanam serentak, sehingga upaya peningkatan pertanian dapat dilakukan seoptimal mungkin.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=123235:pola-tanam-petani-suka-hati&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*