Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta

Minggu, 22 November 2009 – www.metrosiantar.com

Hewan KURBAN- Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 November dimanfaatkan saudagar kambing untuk menjual ternaknya. Seperti di Pasar Hewan Tobat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta, Sabtu (21/11), seorang ibu menanti kedatangan pembeli ternaknya sebagai hewan kurban. Saat ini harga kambing naik paling mahal Rp1,7 juta

Salah seorang pedagang kambing J Harahap (45) mengatakan, kambing maupun lembu yang hendak dijualnya didatangkan dari Kecamatan Padang Bolak Julu. Dan seperti biasa, semakin dekat Idul Adha, harga hewan kurban pun beranjak naik.

“Profesi ini sudah saya jalani setiap tahun saat mendekati Hari Raya Idul Adha. Saya membawa lembu dan kambing yang sudah cukup umur untuk dijual,” katanya.

Mengenai harga, Harahap mengaku ada kenaikan “Saya sebagai pedagang harus menyesuaikan harga untuk mendapatkan keuntungan. Jadi kalau harga di tingkat peternak naik, otomatis pedagang juga menaikkan harga jual,” terangnya

Disebutkannya, harga hewan kurban untuk lembu bervariasi dari Rp7,7 juta per ekor hingga  Rp12,05 juta per ekor. Sedangkan harga kambing kurban dari Rp900 ribu hingga  Rp1,7 juta per ekor.

Dikatakan Harahap lagi, masyarakat yang hendak berkurban akan memilih hewan pejantan. Jadi sebagai pedagang, Harahap mengaku sudah menyiapkan beberapa ekor kambing dan lembu yang diyakini cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat yang akan berkurban.

“Hewan kurban jantan yang dicari jadi stoknya kita perbanyak agar nanti kita mendapat keuntungan yang lumayan,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Siregar. Pedagang asal Desa Sigama Kecamatan Padang Bolak ini mengaku berniaga hewan kurban sudah sejak sepekan lalu. “Saya berdagang hewan kurban setiap tahun saat menjelang Idul Adha. Hewan yang saya jual ada milik sendiri, dan ada titipan dari teman sekampung,” tukasnya.

Sementara itu sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Paluta H A Fachruddin Harahap mengimbau para penjual hewan kurban agar memperhatikan sisi kesehatan dan kelayakan umur untuk hewan ayng akan dijadikan kurban. “Jangan menjual hewan kurang sehat dan belum cukup umur,” katanya.

Idul Adha, Penumpang Normal

Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 November mendatang diprediksi tak mendongkrak arus mudik penumpang. Jadi pengusaha angkutan di Kota Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan tidak mempersiapkan armada dalam mengantisipasi lonjakan penumpang.

Ketua Organda Kota Padangsidimpuan, Abdul Jalil Girsang SE, Sabtu (21/11) mengatakan, belajar dari pengalaman Idul Adha tahun lalu, arus penumpang tetap normal seperti hari-hari biasa. Jika pun ada penumpang yang bertambah, tidak sampai membuat penumpang angkutan umum penuh secara mendadak seperti halnya Hari Raya Idul Fitri.

“Jadi tak ada persiapan khusus menghadapi Idul Adha kali ini. Sama halnya dengan tarif ongkos, tak ada kenaikan,” pungkasnya sembari mengatakan, lonjakan penumpang kemungkinan akan terjadi jelang Natal dan Tahun Baru mendatang. Begitupun, lonjakannya lebih kecil dibanding Hari Raya Idul Fitri. (neo/thg)

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/di-paluta-harga-kambing-rp17-juta-lembu-rp12-juta/

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta facebook Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta twitter Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta linkedin Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta email Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta print Di Paluta Harga Kambing Rp1,7 Juta, Lembu Rp12 Juta

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*