Di Tingkat Pengumpul, Durian Rp1.500 per Buah

Senin, 30 November 2009- www.metrosiantar.com

durian liz callison Di Tingkat Pengumpul, Durian Rp1.500 per BuahSIPIROK-METRO; Seminggu terakhir, musim durian melanda sejumlah tempat di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Namun, karena jumlah pembeli masih terbatas dan hasil melimpah menyebabkan harga durian anjlok. Bahkan, di tingkat pengumpul atau toke harga durian hanya Rp1.500 hingga Rp3 ribu per buah.

Beberapa tempat yang dilanda musim durian, di antaranya Luat Lombang, Dolok Sordang, Pangaribuan, Gadu dan lainnya. Lukman Harahap (30), warga Tapus Desa Dolok Sordang, Kecamatan Sipirok, kepada METRO mengatakan, musim durian sudah berlangsung sejak sepekan terakhir di tempatnya. Namun, harga durian yang ditawarkan toke yang datang masih terlalu murah.

“Dalam semalam saya bisa mengumpulkan sekitar 35 buah, dan dalam dua minggu ke depan hal ini akan bertambah. Namun, harga yang ditawarkan toke (pedagang pengumpul, red) yang datang masih terlalu murah, yakni rata-rata Rp1.500 per buah,” ujarnya kepada METRO, Minggu (29/11).

Dijelaskan Lukman, memang kondisi jalan menuju desanya cukup jauh dan sulit. Sehingga harga yang ditawarkan masih terlalu minim jika dibandingkan dengan capeknya tidak tidur semalaman menjaga buah durian jatuh dari tangkainya. “Semalaman tidak tidur menjaga jatuhnya buah tersebut, badan terasa capek, tapi apa boleh buatlah terpaksa kita jual juga,” tukasnya.

Siregar (70) warga Bulu Payung Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, menuturkan, akibat harga buah yang ditawarkan pengumpul terlalu murah, selama seminggu terakhir setiap hari harus menjual sendiri buah duriannya ke Pasar Sipirok, setidaknya mendapatkan harga yang lebih sesuai.

Baca Juga :  Press Release : Tentang Kasus Bupati Palas - PTUN Batalkan SK Mendagri

“Harga yang ditawarkan para toke yang datang terlalu murah, rata-rata Rp3 ribu per buah, makanya kami mengupayakan menjual sendiri dan memang harganya sedikit lebih baik,” kata Siregar. Pria ini mengaku, setiap harinya bisa menjual 30 buah durian dengan harga rata-rata sekitar Rp5.000 sampai Rp7.000 per buah tergantung besar kecilnya ukuran buah tersebut.

Pedagang durian lainnya boru Ritonga dari Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara, setiap hari mereka terus berjualan bahkan sampai larut malam di pasar Sipirok. Dalam menjalankan pekerjaan tersebut, boru Ritonga ditemani anaknya, kendatipun hujan turun mereka tetap menggelar barang dagangannya menanti para pembeli. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*