Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri

P.Sidimpuan, (www.analisadaily.com)

Diduga akibat derasnya tekanan dan tuntutan dari pemerintah setempat terhadapnya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota P.Sidimpuan dr. Guntur mengundurkan diri dari jabatan yang baru sekitar setahun lebih diembannya.

Informasi dihimpun Analisa, Selasa (13/10) pengajuan pengunduran ini sudah sepekan lalu disampaikan dan ditanggapi dengan penghunjukan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) H. Sarmadhan Hasibuan MM sebagai Pejabat Pelaksana Sementara.

Informasi pengunduran diri Direktur RSUD P.Sidimpuan ini sempat tidak tercium media akibat tertutupnya Pemko setempat dalam memberikan informasi aktual terhadap publik.

“Saya sudah mengetahui informasi pengunduran diri Direktur RSUD ini sepekan lalu, “ujar salah seorang staf di RSUD P. Sidimpuan yang enggan disebut namanya kepada Analisa.

Menanggapi hal itu Akitivis HMI Cabang Kota Padangsidimpuan Muhammad Syukri Pulungan mengatakan, peristiwa penguduran diri salah seorang pejabat Pemko Padangsidimpuan yang jarang terjadinya ini, seharusnya dapat dijadikan sebagai sebagai dasar introfeksi diri Pemko setempat atas berbagai kebijakan yang kerap terkesan nyeleneh.

“Pengunduran diri ini, merupakan salah satu cerminan kalau ditubuh Pemko Padangsidimpuan ada yang tidak beres, “katanya.

Syukri menilai, tindakan pengunduran diri yang dilakukan Direktur RSUD Kota P. Sidimpuan sudah sangat tepat, terlepas dari berbagai kontroversi alasan yang menyebabkan pengunduran Direktur yang terkenal ramah itu.

“Tindakan pengunduran diri Direktur RSUD itu merupakan sikap gentelemen dari salah seorang pejabat yang tidak merta gelap mata pada jabatan yang diembannya, “katanya.

Nyeleneh

Disinggung mengenai diangkatnya Sekda Sarmadhan sebagai Pejabat Pelaksana sementara pada RSUD Syukri menilai, keputusan itu kurang tepat karena seharusnya yang menjadi PJS itu adalah Kepala Tata Usaha (KTU) yang lebih mengetahui seluk beluk RSUD bukan malah Sekda.

“Pemko selalu terkesan rancuh dalam mengambil sebuah keputusan, dulupun saat Kadis Pendidikan sedang menunaikan haji yang menjadi PJS Sekda, inikan aneh padahal KTUnya masih ada, “katanya.

Sikap ini katanya, menunjukkan kalau Walikota maupun Sekda tidak memiliki kepercayaan sedikitpun terhadap para stafnya dan lebih yakin akan kapabilitasnya sendiri, padahal sebuah daerah itu maju bukan hanya karena satu atau dua orang namun karena kekompakan tim.

Ketika hal ini dipertanyakan melalui telepon seluler kepada Sekda Sarmadhan Hasibuan, beliau enggan menjawab. (hih)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Dirifacebook Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Diritwitter Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Dirilinkedin Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Diriemail Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Diriprint Diduga akibat Derasnya Tekanan ; Direktur RSUD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*