Dinas Pariwisata Sumut Kurang Serius – Festival Danau Toba Diundur November

Balige,  Pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) 2014 di Kabupaten Tobasa kembali diundur hingga 26-30 November. Pengunduran even nasional itu dimaksudkan untuk memberikan ruang gerak dalam proses pematangan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara nanti.

Hal itu diungkapkan Kadis Pariwisata Ultri Simangunsong yang ditemui di Kantor Bupati Tobasa, Selasa (1/7).

Katanya, hal itu adalah kesepakatan dalam pertemuan di Tobasa baru-baru ini yang dihadiri perwakilan Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreartif, Kepala Dinas Pariwisata Sumut, dan juga Pemkab Tobasa sendiri.

“Masih sebatas kesepakatan saja. Namun jadwal yang disepakati belum ditetapkan oleh Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreartif. Nanti akan di SK kan. Kita tunggulah, mungkin dalam waktu dekat ini,” tutur Ultri.

Sebenarnya, lanjut Ultri, kalaupun ditetapkan bulan September, juga kurang setuju. Sebab, waktu yang tersisa sudah sangat mepet. Jadi butuh waktu untuk pematangan persiapan.

Dikatakan, meski sebelumnya adanya pemangkasan dana bahkan pembatalan beberapa even utama dari Pusat, namun dalam pertemuan itu kembali di pertegas bahwa dari 10 even yang di programkan Pusat, hanya dua diantaranya yang dibatalkan.

Kurang Serius

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu menegaskan, keteledoran program FDT bahkan hingga terjadinya pemangkasan dana dan juga even-even utama dari pusat adalah ketidak seriusan dari pihak provinsi sendiri.

“Perpanjangan tangan pusat ke daerah itu adalah pemerintahan tingkat provinsi. FTD ini adalah program tahunan dari tingkat provinsi. Jadi Pemkab Tobasa dalam hal ini tidak bisa langsung berurusan tentang FDT ini ke tingkat pusat, harus melalui provinsi. Lantas mengapa terjadi pemangkasan dana bahkan pembatalan even-even, adalah ketidak seriusan dari tingkat provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Deli Serdang Curigai Ada Joki Ujian CPNS

Namun demikian, diharapkan pelaksanaan FDT di Tobasa berlangsung sukses. Sebab, pihaknya menilai bahwa pelaksanaan FTD di Tobasa adalah momen bangkitnya dunia parawisata di Tobasa, yang tentunya juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat Tobasa. “Untuk mencapai sukses, Instansi terkait di Tobasa perlu lebih serius lagi kedepannya,” pintanya.

Kemudian, lanjutnya, kepada seluruh masyarakat Tobasa kami himbau untuk menyiapkan diri dan berpartisipasi mendukung suksesnya pelaksanaan FDT di daerah kita ini. Khususnya para pelaku usaha, kedepannya marilah berbenah. Memperbaiki fasilitas, meningkatkan pelayanan. Kemudian, kita ingatkan juga, jangan pada saat pelaksanaan FTD nanti justru menaikkan harga. Seharusnya, dalam acara inilah kita berikan diskon, pelayanan yang baik. Agar nantinya para pengunjung lebih betah dan ingin kembali berlibur ke Tobasa,” tandasnya. (vit)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*