Dinilai Curang, Mourinho Diskors dan Didenda

UEFA menyatakan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, sengaja mengatur supaya dua pemainnya, Xabi Alonso dan Sergio Ramos, menerima kartu kuning kedua pada matchday kelima fase Grup G Liga Champions, melawan Ajax, Selasa (23/11/2010). Akibatnya, Mourinho dijatuhi sanksi skorsing dan denda 40.000 euro.

Madrid menyudahi pertandingan itu dengan kemenangan 4-0. Dengan begitu, mereka menduduki puncak klasemen Grup G dengan 13 poin, atau unggul lima angka dari AC Milan di tempat kedua. Dengan satu laga tersisa, yaitu melawan Auxerre, 8 Desember mendatang, Madrid dipastikan masuk babak 16 besar sebagai juara grup.

Soal Alonso dan Ramos, mereka menerima kartu kuning kedua pada lima menit terakhir pertandingan. Keduanya dihukum begitu karena dinilai mengulur-ulur waktu mengeksekusi bola mati.

%name Dinilai Curang, Mourinho Diskors dan Didenda
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

Sejumlah kalangan menilai, Mourinho sengaja menginstruksikan mereka melakukan itu supaya diusir dari lapangan dan dengan begitu tampil di babak 16 besar tanpa tabungan kartu kuning.

UEFA menyelidiki kemungkinan itu dan memutuskan Mourinho bersalah. UEFA juga menyatakan kiper Iker Casillas dan Jerzy Dudek terlibat dalam “konspirasi” itu.

Untuk Jose Mourinho, ia mendapat sanksi skorsing dua pertandingan. Sementara sanksi pertama berlaku pada laga versus Auxerre, sanksi kedua akan ditentukan kemudian, bergantung kepada perilaku Jose Mourinho, hingga rentang waktu tiga musim mendatang.

Untuk Alonso dan Ramos, keduanya didenda 20.000 euro plus larangan tampil pada laga versus Auexerre. Iker Casillas didenda 10.000 euro dan Dudek 5.000 euro. Itu masih ditambah sanksi denda 12.000 euro untuk Real Madrid.

Baca Juga :  Bekuk Persita 4-1, Timnas Belum Sempurna

UEFA memberi waktu kepada mereka mengajukan banding dalam tiga hari mendatang. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*