Dinkes Kota Padangsidimpuan Kunjungi dan Periksa 2 Anak Lumpuh Di Siharang Karang

Sabtu, 09 Januari 2010- www.metrosiantar.com

Tim Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan saat memeriksa kondisi Rahmat di rumahnya, Jumat (8/1)

SIDIMPUAN-METRO; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan (Psp) mengunjungi sekaligus memeriksa secara langsung kondisi dua anak korban lumpuh di Siharang-harang, Kelurahan Lembah Lumbuk Manik, Kecamatan Psp Hutaimbaru, Kota Psp, Jumat (8/1).

Rombongan dipimpin langsung Plt Kadiskes, Drg Doria Hafni di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), dr Aminuddin bersama Kepala Puskesmas Psp Hutaimbaru, dr Raja dan staf pustu Lembah Lumbuk Manik langsung mendatangi rumah korban lumpuh, Rahmat Dalimunte (10).

Rombongan Dinkes Psp ini kemudian menanyakan riwayat kesehatan Rahmat kepada ibunya Tiromala Boru Harahap (33). Tiromala menyebutkan, anaknya sejak lahir sehat dan ketika menginjak usia 6,5 tahun dengan diawali demam panas tinggi kemudian anaknya mengalami lumpuh dan hanya bisa terbaring di tempat tidur seperti sekarang ini. Dan selama 2 tahun lamanya dirinya selalu membawa anaknya berobat baik ke tenaga kesehatan maupun pengobatan tradisional, namun tetap saja tidak ada perubahan.

Plt Kadiskes Psp, Drg Doria Hafni dan Kabid PMK, dr Aminuddin kepada wartawan mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan awal yang dilakukan untuk kasus Rahmat sudah dipastikan dikarenakan akibat demam tinggi dapat merusak syaraf otak si anak seperti meningitis atau radang selaput otak dan enselafitis atau radang otak yang dapat menimbulkan kecacatan permanen.

Dari hasil pemeriksaan dan juga riwayat kesehatannya dapat disimpulkan bahwa Rahmat mengalami kecacatan permanen seumur hidup.

Baca Juga :  KORAMIL X BARTENG DENGAN PONPES GUNUNG SELAMAT MENGADAKAN PENANAMAN POHON MAHONI DI LINGKUNGAN PESANTREN

Namun begitupun melihat perawatan yang dilakukan oleh orang tua Rahmat sudah cukup maksimal, namun pihaknya menganjurkan kepada orang tua Rahmat agar membawa anaknya untuk dirawat di RSUD Psp dan ditangani oleh dokter spesialis syaraf anak secara intens dan dalam waktu yang lama, namun kemungkinan untuk sembuh seperti sedia kala dikatakannya sangat kecil dan hanya mukzijat saja yang bisa menyembuhkannya sesuai dengan hasil pemeriksaan tim medis.

“Karena biasanya jika gejalanya dimulai akibat demam panas tinggi, maka akan menimbulkan kecacatan permanen seumur hidup, karena menyerang syaraf otak dan merusaknya,” terang mereka.

Usai mengunjungi Rahmat, kemudian rombongan kembali melihat kondisi Elnisra Boru Sihombing (14). Dari hasil riwayat kesehatan ibu dan si anak, maka diketahui bahwa Elnisra menderita penyakit bawaan lahir atau lemah pikiran dan fisik.

“Kasus yang dialami oleh Elnisra yang mengalami lumpuh sejak lahir, melihat sejarah klinisnya kemungkinan besar memang sudah bawaan lahir atau lemah pikiran dan fisiknya,” terangnya.

Ditambahkan keduanya kepada orang tua, jika melihat anaknya mengalami gejala demam tinggi untuk segera membawa anaknya berobat ke petugas kesehatan dan menurunkan panas demam anaknya dengan cara apapun sebelum demam panas itu menyerang sel syaraf otak si anak sehingga bisa menimbulkan penyakit seperti yang dialami oleh Rahmat. Dan yang terutama adalah selalu mengikutkan anaknya untuk diberikan imunisasi. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  12 Warga Aek Gambir Terserang Diare

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*