Dinkes Palas Diduga Sunat Dana BPJS Kesehatan

PADANG LAWAS | Upaya Kementrian Kesehatan  dalam mengantisipasi kebocoran BPJS teryata kurang efektif, terbukti di Kabupaten Padang Lawas, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan yang dikucurkan kepada masing-masing Puskesmas di seluruh Palas, diduga masih terjadi pemotongan dengan dalih untuk biaya administrasi dan biaya pengurusan lainnya.

Padahal dalam aturannya jelas, apapun bentuk pemotongan terhadap suatu program adalah merupakan tindakan korupsi dan juga merupakan tindakan melanggar  hukum.

Seperti yang diungkapkan oleh beberapa Puskesmas yang ada di Palas, mengatakan,”Kami merasa kesulitan untuk mengatur anggaran BPJS, anggaran yang seharusnya dapat digunakan untuk pelayanan masyarakat selama 1 bulan, karena dipotong 10% maka kami hanya dapat memberikan pelayanan BPJS maksimal 3 minggu saja,” ungkap salah seorang kepala Puskesmas yang enggan disebutkan namanya kepada MANDIRI, Rabu (10/12).

Lain halnya dengan salah seorang pegawai di Puskesmas Binanga, pemotongan 10% sebagai biaya administrasi dianggap suatu kewajaran, “Pemotongan 10%  oleh Dinkes yang notabene untuk biaya administrasi  saya anggap suatu hal yang wajar, karena tanpa itu tidak mungkin program akan dapat dijalankan, ibarat motor gak akan mungkin jalan tanpa adanya bensin” ujarnya.

Dari hasil penelusuran di beberapa Puskesmas yang ada di Palas, rata-rata semuanya membenarkan adanya pemotongan 10% sebagai biaya pengurusan dan biaya administrasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Hasnul Hadiansyah mengatakan,  alasan apapun pemotongan terhadap hak rakyat seperti BPJS adalah tindakan koruptib dan jelas tindakan melawan hukum, disamping hal tersebut merugikan masyarakat, dikwatirkan akan mengurangi kwalitas pelayanan terhadap kesehatan masyarakat, ”Kita berharap Penegak Hukum segera turun tangan dan mengusut tuntas kasus tersebut demi kemaslahatan masyarakat luas” tandasnya.

Baca Juga :  Penyeludupan Kayu Curian Dari Batumundom Kec. Batang Gadis Madina Ke Sibolga

Saat dicoba konfirmasi kepada Plt. Kepala Dinas Kesehatan Palas Leli Ramayulis, SKM tidak berhasil, seorang staf yang dijumpai mengatakan bahwa kepala dinkes sedang mengadakan rapat internal.

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*