Dinkes Sumut adakan program kesehatan di 370 desa Di Sumatera Utara

MEDAN – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dalam untuk tahun 2010 ini akan melakukan program perbaikan kesehatan di 370 desa di Sumatera Utara

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara , Candra Syafei  mengatakan program ini mencakup 370 desa dari 4 kabupaten seperti kota Medan 67 kelurahan, kabupaten Dairi 66 desa, Tapanuli Tengah 71 desa dan Madina 166 desa.

“Satu desa dibentuk satu tim berjumlah 10 orang kelompok gizi masyarakat yang sudah dilatih tentang gizi buruk, dan ditanggung oleh fasilitator dari ADB,” ujarnya kepada Waspada Online, sore ini.

Dana yang dishare sebanyak US$15.000 akan dialokasikan untuk satu desa/kelurahan. “Ditargetkan dengan program itu 80 persen masyarakat datang ke Posyandu dan 10 persen orang menengah ke atas. Dengan ini maka akan ada pengurangan kasus gizi buruk di Sumut,” jelasnya.

Chandra mengakui, penentuan keempat kabupaten/kota di Sumut itu merupakan data tahun 2005-2006. “Ya memang datanya lama, pada diajukan ke NICE. Memang seharusnya ada beberapa daerah seperti Nias yang mendapatkan itu. Namun karena data tahun 2005, ya mungkin kondisi saat itu keempat daerah inilah yang banyak penderita gizi buruknya.

Misalnya seperti Medan, karena masyarakatnya banyak, ya penderitanya juga banyak,” ungkapnya. Candra  menambahkan selain masalah gizi buruk, anggaran lainnya dari alokasi dekonsentrasi juga ditujukan untuk program upaya kesehatan masyarakat yang mencakup pelayanan dasar, kesehatan ibu dan anak serta kesehatan komunitas. “Untuk program ini dialokasikan dana sebesar Rp8.239.844.000,” pungkasnyA.

Baca Juga :  Dibawa Para Calhaj asal Padangsidimpuan - 454 Tas 'Aburizal Bakrie' Disita

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=120180:dinkes-sumut-adakan-program-kesehatan-di-370-desa&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*