Dinkes Sumut Tinjau Penyebaran Chikungunya di Psp

Sampel Darah Pasien Minta Dikirim Ulang
SIDIMPUAN-METRO; Tim surveillance Dinas Kesehatan Sumatera Utara meninjau penanganan penyakit chikungunya di Kota Padangsidimpuan, Jumat (16/10). Pada kesempatan itu, Dinas Kesehatan Padangsidimpuan diminta kembali untuk mengirimkan sampel darah para penderita yang mengalami demam chikungunya.

Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Penyakit (PMK), dr Aminuddin mengatakan, tim yang datang dari Surveilance Officer dari Dinas Kesehatan Sumut adalah Teguh Supriadi SKM MPH, untuk meninjau penanganan chikungunya yang dilakukan Dinas Kesehatan Padangsidimpuan terkait menyebarnya chikungunya di Kota Salak.

Chikungunya sendiri kata dr Amiruddin telah menyerang 100-an warga dan sudah merebak ke hampir seluruh kecamatan hingga ke pelosok desa dan kelurahan. Bahkan laporan mengenai penderita chikungunya semakin banyak.

“Kita sudah lakukan fogging di tiga kecamatan yakni Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara sebagai daerah yang pertama kali di temukan penderita. Kemudian Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Padangsidimpuan Utara, yang mana selama ini ketiga kecamatan tersebut memang dikenal sebagai daerah endemik perkembangbiakan nyamuk,” kata dr Amiruddin.

Disebutkannya dr Amiruddin lagi, pihaknya kembali diminta mengambil sample darah dari pasien untuk kembali dikirimkan ke laboratorium Dinkes Sumut agar diketahui kepastian apakah pasien benar-benar menderita chikungunya.

“Kita tunjukkan apa saja yang sudah kita lakukan kepada tim Dinkes Sumut seperti fogging, pengobatan, surat edaran kepada camat dan kepala desa di 6 kecamatan. Kita juga membuat posko kewaspadaan dan melakukan fogging di daerah perbatasan,” ucapnya.

Baca Juga :  338 Pelajar SMA Ikuti Try Out yang digelar Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan Padangsidimpuan Padang (Imatapselpasid Padang)

Sementara itu Surveilance Officer dari Dinkes Sumut, Teguh Supriadi SKM MPH mengharapkan Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Kesehatan melakukan gerak cepat terhadap penyebaran chikungunya agar jangan sampai meluas. Begitupun, diakui Supriadi, apa yang di lakukan oleh Dinkes Padangsidimpuan sudah cukup baik dengan segera melakukan fogging dan pengobatan massal.

Sementara itu tim fogging Dinkes Padangsidimpuan, Jumat (16/10) melakukan fogging di Kelurahan Hanopan Sibatu, Kecamatan Psp Selatan, sekalian melakukan pengobatan kepada para warga yang terserang demam chikungunya.(phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*