Dituding Selingkuh Pejabat PNS Wanita Pemkab Tapsel Dilabrak Warga Di Kantornya

Dituding menjadi perusak rumah tangga orang, NH (30-an), seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) dilabrak sekitar 10 orang di kantornya, Selasa (8/6). Bahkan, wanita yang tinggal di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Selatan, Kota Psp ini dimaki-maki karena diduga berselingkuh dengan SL, pejabat eselon III di Dinas Pendapatan Tapsel.

Kepala Kantor (Kakan) Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kurnia Saleh, kepada METRO, Rabu (9/6), membenarkan ada ribu-ribut di kantornya pada Selasa (8/6) pagi lalu.

Diceritakannya, sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya bersama beberapa stafnya sedang berbincang-bincang di ruang tunggu membicarakan masalah perizinan. Beberapa saat kemudian, masuk ke kantornya sekitar 10 orang pria dan wanita, bahkan ada yang berpakaian PNS, namun tidak ada yang dikenalnya.

Ditambahkan Kurnia, dirinya sempat menegur mereka yang masuk tersebut, yang dijawab oleh mereka hendak datang berkunjung. Melihat tidak ada hal yang aneh, Kurnia tidak lagi mempersoalkannya.

Namun selang semenit kemudian, Kurnia bersama seluruh pegawai yang ada di kantor yang terletak di Jalan Kenanga tersebut dikagetkan dengan suara-suara ribut layaknya orang bertengkar. Kemudian Kurnia bersama pegawai lainnya mendatangi asal suara di salah satu ruangan stafnya.

Di sana dilihatnya salah satu stafnya, NH sedang dimaki-maki oleh orang-orang yang baru masuk tersebut. Namun Kurnia tidak tahu persis apa yang dikatakan oleh mereka, karena semua orang tersebut saling berbicara dengan suara yang keras.

Karena tidak ingin ada keributan di kantornya, Kurnia berinisiatif untuk melerainya dan meminta agar persoalan dimaksud agar diselesaikan dengan baik-baik dan jangan di kantornya, apalagi di saat jam kerja. Namun permintaan Kakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu itu tidak diindahkan oleh mereka yang datang.

Baca Juga :  Harga Beras di Indonesia Termahal di Dunia

Karena tak dipedulikan, Kurnia memanggil satpam untuk membubarkan orang-orang yang datang tersebut. Kerumunan orang-orang itu pun akhirnya berhasil dibubarkan.

“Sampai saat ini saya tidak tahu apa permasalahannya. Hanya saja yang saya dengar katanya itu urusan rumah tangga. Jadi saya tidak mau menanyakan terlalu dalam karena ini ‘kan masalah pribadi. Sampai sekarang saya juga belum menanyakannya karena waktunya belum pas. Lagi pula inikan masalah pribadi tidak etislah,” jelas Kurnia.

Diutarakan Kurnia, kejadian itu sempat menghebohkan seluruh pegawai di kantornya, namun tidak ada yang terluka dalam kejadian itu, karena hanya ribut-ribut mulut saja.

Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini dari beberapa pegawai di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu menyebutkan, yang datang ke kantor mereka adalah Nur, warga Sadabuan, Kecamatan Psp Utara, Kota Psp bersama tiga anaknya, dan beberapa keluarganya yang marah-marah. Mereka menuding bahwa NH merusak rumah tangga Nur karena berselingkuh dengan suaminya, SL yang merupakan pejabat eselon III di Dinas Pendapatan (Dispenda) Pemkab Tapsel.

“Mereka bilang kalau NH sudah merusak rumah tangga orang, selingkuh dengan suami Nur, SL. Makanya mereka mendatangi kantor kami ini tempat NH bekerja,” ujar para pegawai yang tak mau disebut namanya dengan suara pelan kepada METRO, Rabu (9/6).

Ketika kebenaran hal ini ditanyakan kepada SL melalui telepon selulernya, Rabu (9/6), SL membantah hal tersebut. Diutarakan SL, dirinya tidak ada memiliki hubungan khusus dengan NH. Namun, diakui SL, dirinya sepintas mengenal NH.

“Tidak benar saya ada hubungan khusus dengan NH. Kalau kenal ya memang saya kenal. Saya tak tahu kejadian yang terjadi Selasa (8/6) lalu, karena saya tak ada di situ,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan SL, dirinya meminta tolong agar permasalahan tersebut tidak dibesar-besarkan karena menyangkut nama baik keluarganya. “Tolonglah jangan dibesar-besarkan, ini masalah keluarga saya. Anda juga kan punya keluarga, saya juga. Bagaimana perasaan kita kalau sedang dalam posisi itu, kita semua pasti punya salah,” ucapnya sembari menegaskan kembali dirinya tidak ada mempunyai hubungan dengan NH. “Saya tidak ada hubungan dengan NH,” pungkasnya.

Baca Juga :  Listrik PLN dan Jaringan Internet Padam Seharian

Sementara akibat keributan yang terjdi Selasa (8/6) lalu di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkab Tapsel menjadi pembicaraan hangat di antara pegawai. Namun mereka tidak mau memberikan keterangan apa yang sebenarnya terjadi. Menurut informasi lain yang dihimpun METRO, NH disebut-sebut sudah memilik beberapa anak. Sementara itu, NH ketika hendak ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (9/6) jam 14.20 WIB tidak berhasil ditemui, karena tidak di tempat.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Dituding_Selingkuhi_Pejabat_PNS_Wanita_Dilabrak_Warga

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*