Djohar: Klub Pembangkang Turun ke Level Bawah

KOMPAS.com – Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengeluarkan peringatan keras kepada klub-klub yang membangkang. Djohar mengatakan, pihaknya siap menurunkan klub-klub tersebut ke level bawah.

“Bagi mereka yang tidak ikut kompetisi dan mbalelo, statuta jelas bahwa tim yang tidak ikut kompetisi resmi, otomatis degradasi ke level bawahnya. Yang rugi siapa? Kita semuanya. Juga masyarakat yang mendukung timnya masing-masing. Tentu mereka dirugikan oleh perbuatan mereka yang tidak menaati aturan main di PSSI,” jelas Djohar Arifin usai menyaksikan pertandingan pembuka Divisi Utama di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (10/12/2011).

Djohar lantas mengatakan bahwa pihaknya tak mau melakukan intervensi kepada Komite Etika, Disiplin, dan Fair Play yang akan menyelesaikan masalah ini. Ia meminta mereka tetap bekerja dengan menganalisa semua masalah secara objektif.

“Biarkan mereka menentukan sesuai dengan statuta. Jadi seandainya ada hukuman, itu bukan hukuman kami dari PSSI tapi perintah dari statuta,” kata Djohar.

Ia pun kembali menyatakan, belum akan melaporkan masalah ini ke AFC karena tak ingin para klub tersebut merugi. “Tapi kalau mereka tidak berkompetisi, ujungnya mau ke mana. Ini kan sia-sia. Tenaga yang besar dikeluarkan, dana juga tidak sedikit, dukungan penonton, tapi tidak ada hasilnya. Berilah kesempatan kepada kami. Hasil kongres kami diberi amanat empat tahun. Ini baru beberapa bulan sudah diganggu terus. Kapan mau bekerja, kapan mau berprestasi,” sambungnya.

Baca Juga :  58 Pelajar di Paluta Dipersiapkan untuk Paskibra

Seperti diberitakan sebelumnya, ada beberapa klub yang menolak mematuhi PSSI dan ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL). Diantara klub tersebut ada beberapa klub papan atas Indonesia seperti Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, Pelita Jaya Karawang dan Persiba Balikpapan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*