DPO Kasus Dugaan Korupsi Rp219 Juta – Kejaksaan Cium Jejak Mantan Bendahara DinkesPadang Lawas

Hingga saat ini, mantan Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Padang Lawas (Palas) berinisial KAD, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana APBD 2009 sebesar Rp219.473.375 masih belum tertangkap.

Namun, jejak KAD sudah tercium Kejaksaan. KAD sendiri sudah dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “Hingga saat ini kita masih terus berusaha untuk menangkapnya. Informasi keberadaannya juga sudah mulai kita deteksi. Dari info tim kita di lapangan, saat ini tersangka rambutnya sudah gondrong,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan Cabang Sibuhuan Zulkifli Ramadhan Harahap SH ketika dikonfirmasi METRO, baru-baru ini.

Disinggung apakah ada tersangka lain selain KAD, Kacabjari menyebutkan, tersangkanya hanya KAD saja. “Cuma dia (KAD, red) saja,” tegas Zulkifli.

Untuk diketahui, KAD telah dinyatakan Kejari Psp melalui Kacabjari Sibuhuan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana APBD tahun 2009 sebesar Rp219.473.375 yang bersumber dari Dana Operasional Dinkessos triwulan pertama tahun 2009, yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan hal tersebut, Kejaksaan melayangkan surat panggilan kepada KAD sebanyak lima kali untuk diperiksa sebagai tersangka perkara dugaan korupsi. Kejaksaan memanggil tersangka untuk panggilan pertama, Selasa (30/3) lalu, namun tersangka tidak memenuhi panggilan. Selanjutnya, Kejaksaan melakukan panggilan kedua, Senin (5/4) lalu. Namun KAD juga tidak hadir. Demikian pula dengan panggilan ketiga, panggilan keempat, dan kelima, tersangka tetap mangkir dari panggilan Kejaksaan.

Baca Juga :  Tim AC Milan Glorie Tiba di Bali

Disebutkan Zulkifli Ramadhan Harahap beberapa waktu lalu, penetapan KAD sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kacabjari Sibuhuan Kejari Psp Nomor: 01/N.2.20.9/Fd/02/2010 tertanggal 3 Februari 2010. Di mana kasus dugaan korupsi tersebut terungkap berdasarkan laporan Pemkab Palas yang ditandatangani oleh Sekdakab Palas saat itu Syahrul Mulia Harahap.

Kemudian untuk tahapan lanjutan kasus dugaan korupsi tersebut, pihak Kejaksaan memanggil KAD untuk pemeriksaan sebagai tersangka. Namun setelah surat panggilan dilayangkan hingga lima kali, tersangka tetap tidak hadir.

Diutarakan Zulkifli, foto dan nama identitas tersangka KAD sudah dipampangkan atau ditempel di setiap kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Palas dan tempat-tempat keramaian.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Kejaksaan_Cium_Jejak_Mantan_Bendahara_DinkesPadang_Lawas

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*