DPP IMA Madina Apresiasi Sikap Wakil Bupati Madina

dpp ima DPP IMA Madina Apresiasi Sikap Wakil Bupati MadinaDewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) mengapresiasi atas transparansi dan kejujuran dahlan Hasan Nasuton atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan selama kurun waktu 1,4 tahun yang mengalami stagnan bahkan kemunduran dan telah gagal membawa perubahan di Madina. Hal ini di sampaikan Dahlan Nasution ketika melakukan dialog dengan perwakilan pengunjuk rasa yang menuntut kegagalan Hidayat-Dahlan memimpin Madina.  Apa yang disampaikan Dahlan Nasution merupakan realitas kehidupan sosial Madina yang semakin terpuruk. Melihat kondisi sosial, ekonomi dan politik di Madina, IMA Madina memiliki sudut pandang yang sama dengan Dahlan Nasution bahwa Hidayat-Dahlan telah gagal memimpin Madina.

Rentang waktu 1,5 tahun kepemimpinan Hidayat-Dahlan di Madina tidak ada satupun janji kampanye yang terealisasi, berarti pemerintahan Hidayat Batubara tidak mempunyai iktikad baik untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, melainkan menimbulkan isntabilitas sosial, politik, dan ekonomi di Madina.

Dengan kondisi sosial yang semakin tidak memuaskan ini,  kita serahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilai kepemimpinan Hidayat Batubara. Namun IMA Madina berpandangan hidayat batubara sudah selayaknya mengundurkan diri dari jabatannya karena hidayat batubara  telah mengkhianati rakyat atas janji-janji palsunya dan hanya ada dua pilihan untuk hidayat batubara mengundurkan diri atau di turunkan oleh rakyat.

Secara kasat mata kita bisa melihat permasalahan yang begitu kompleks yang terus membelunggu rakyat madina, pengangkatan pegawai yang sarat dengan KKN, Bupati Madina lebih sering di luar kota untuk meluruskan hobinya main golf dan rally yang menyampingkan tugasnya sebagai Bupati Madina daripada mengurusi rakyatnya.  Upaya-upaya penyerobotan lahan yang di lakukan Hidayat Batubara dan keluarganya. Dan yang lebih menggores hati rakyat ketika konflik PT. Sorikmas Mining dengan warga Naga Juang Bupati Madina mengeluarkan pernyataan yang kontroversial yaitu Bupati akan menyiapkan kuburan massal dan meyediakan kantong darah bagi warga yang kontra PT. Sorikmas Mining, pernyataan ini merupakan sikap seorang bupati yang tidak responsif terhadap aspirasi rakyatnya.

Baca Juga :  Gubsu Serahkan Bantuan Benih ke Petani Palas

Release Pers – DPP IMA Madina

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*