DPP IMA Madina Awasi Ketat Panwaslu Madina

9261272db62696b55ec6f6324d3ab9cd8fb9c9d DPP IMA Madina Awasi Ketat Panwaslu MadinaPengurus DPP IMA Madina akan melakukan pengawasan ketat terhadap Panwaslu Madina, terkait Agenda Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Mandailing Natal, yang berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi RI No. 41/PHPU.D-VIII/2010 yang membatalkan penetapan KPUD Madina tentang hasil pilkada Madina 9 Juni 2010, yang pada saat itu memenangkan Pasangan HM Hidayat Batubara SE/ Drs Dahlan Hasan Nasution, dan seterusnya memerintahkan KPUD Madina melaksanaan pemungutan suara ulang di seluruh wilayah Mandailing Natal, dinilai karena kegagalan Ketua dan anggota Panwaslukada.

Ketua dan anggota Panwaslukada Madina gagal melaksanakan tugasnya sehingga praktik politik uang terjadi secara terstruktur, sistematis dan massive pada Pilkada 9 Juni 2010.

Ketua dan anggota Panwaslukada Madina terlibat melegalisasi praktik politik uang di Madina berdasarkan surat Panwaslukada Madina No. 160/Panwaslukada-MN/V/2010 tanggal 31 Mei 2010 Prihal Edaran dan Penjelasan Tentang Honor Tim Kampanye/Relawan dan Honor Saksi.

Ketua dan anggota Panwaslukada Madina gagal melakukan pencegahan terhadap berbagai pelanggaran hukum dalam Pemilukada Madina, hal ini dibuktikan dengan tidak satupun kasus politik uang di Madina yang diproses di Pengadilan.

Akibat gagalnya melaksanakan tugas, Panwaslukada Madina telah mengakibatkan dibatalkannya Pemilukada Madina tanggal 9 Juni 2010 oleh MK RI, sehingga menimbulkan kerugian material pada APBD Madina Rp. ± 20 Milyar dan moral bagi masyarakat Madina, kerugian bagi pasangan calon dan demokrasi karena pemilih dipaksa untuk menetapkan pilihannya terhadap pasangan calon yang memberikan uang, sehingga menghancurkan nama baik Kabupaten Mandailing Natal sebagai Serambi Mekkahnya Sumatera Utara.

Baca Juga :  Kejari Padangsidimpuan Dibobol Maling - Kajari: Back Up Data Kita Berlapis

Untuk menghindari terjadinya kejadian yang sama pada Pemungutan Suara Ulang mendatang, maka DPP IMA MADINA mengawasi dan merperingatkan Panwaslu Madina untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi tercapainya pemilukada yang jujur dan adil, serta menghindari terjadi kesalahan yang sama yang pada akhirnya akan mencoreng citra dari Panwaslu itu sendiri (Ahmad Irwandi/DPP-IMA/Pers Riliss)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*