DPP IMA Tabagsel Imbau Masyarakat Tapsel Bersatu

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (DPP IMA Tabagsel) mengimbau mahasiswa dan segenap unsur lapisan masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) diharapkan  mendukung percepatan pembangunan Kantor Bupati Tapsel yang sampai saat ini masih tertunda.

DPP IMA Tabagsel berharap, agar pemerintah lebih serius membanguan kantor Bupati yang lokasi pertapakanya  sudah ada dan ditetapkan di Desa Kilang Papan Dano Situmba Kecamatan Sipirok. Penegasan ini disampaikan Ketua Dewan DPP IMA Tabagsel Mhd Yusup Lubis Kamis (21/6) di Medan. “Kita harapkan Percepatan pembangunan kantor Bupati Tapsel, supaya sistem pemerintahan biar lebih  berwibawa dan defenitif’, ucapnya.

Yusup Lubis mengatakan, pembangunan kantor pusat pemerintahan Tapsel selama ini menjadi buah bibir di masyarakat Tapsel, karena pro kontra lokasi kantor tersebut. Ada pihak yang setuju di Sipirok dan ada yang menolak.

Ia berharap, mereka sebagai mahasiswa dari Tapsel berharap kepada rekan-rekan mahasiswa dan semua lapisan masyarakat agar bisa sama-sama mendukung pembangunan kantor pusat pemerintahan Tapsel yang sudah berjalan pembangunannya di Sipirok itu. “Bahkan, jika perlu untuk lebih cepatnya proses pembangunan Kantor Bupati, kita ikut serta membantu pekerja-pekerjanya,”ucapnya

Ia mengatakan, Selasa lalu, sebanyak 13 orang dari DPRD Sumut sebagai perwakilan dari 9 fraksi dan juga Biro Otda Pemprovsu sudah melihat kegiatan pembangunan Kantor Bupati Tapsel. “Mereka menyatakan mendukung sepenuhnya pembangunan Kantor Tapsel, buktinya mereka akan mengusahakan satu atau dua kantor SKPD Tapsel dari pihak provinsi.  Nah, dari pihak provinsi sudah mendukung kita, masak kita orang asli daerah Tapsel sendiri tidak mendukung, sementara Pembangunan ini untuk kemajuan daerah kitasendirinya,”tambahnya.

Baca Juga :  Guardiola Dirawat di Rumah Sakit

Yusuf mengatakan, berdirinya Kantor Bupati nantinya akan memberikan kontribusi positif  bagi masyarakat Tapsel seperti pertumbuhan ekonomi di daerah Sipirok khususnya akan maju pesat. Masyarakat di sana juga akan lebih dekat dan tidak perlu banyak ongkos banyak lagi untuk mengurus segala administrasi yang berhubungan dengan pemda. (kl/sc)

Sumber: www.sumutcyber.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

19 Komentar

  1. Salam hormat tu sasudena,
    Berdasarkan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia khususnya mengenai keputusan ditetapkannya pertapakan kantor Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan tidak ada yang melanggar ketentuan. Bahkan berdasarkan gugatan yang dilakukan oleh Bangun Siregar, SH. selaku Ketua Lembaga Pengkajian Pembangunan Tapanuli Selatan (LP2TS) terhadap Menteri Kehutanan dan Bupati Tapanuli Selatan kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara sudah diputuskan, dengan Putusan Nomor : 113/G/2011/PTUN- JKT, yang memutuskan Menteri Kehutanan dan Bupati Tapsel tidak melakukan pelanggaran hukum/prosedur hukum yang berlaku dan penetapan pertapakan perkantoran Bupati Tapanuli Selatan sah berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.

    Jadi, untuk apa lagi mempermasalahkan hal ini, sudah jelas-jelas tidak ada yang salah dalam penetapan pertapakan Kantor Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan.
    Saya tidak tahu apa ada kepentingan lain dibalik ngototnya untuk pemindahan ibu kota tapsel di titik nol sipirok selain masalah yang dianggap tidak sesuai berdasarkan hukum/prosedur hukum yang berlaku.

    Nb. Kalau anda masih kurang paham dengan komentar saya, untuk lebih jelasnya mohon dibaca dulu dan dipahami Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor : 113/G/2011/PTUN- JKT, baru anda berkomentar.

    mohon maaf sebelumnya jika ada yang salah dan terima kasih.

  2. Yang berwenang memberikan penafsiran final atas UU adalah Putusan Pengadilan kawan………. bukan Ditjend Otda Kemendagri apalagi LP2TS.
    Ya sudahlah…. jgn ada yg merasa benar sendiri apalagi ngotot mempertahankan pendapatnya.

    Yg penting sekarang mari duduk bersama seluruh elemen masyarakat Tapsel dan Pemkab utuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tapsel

  3. Dirjend Otda Kemendagri sudah mengultimatum agar kantor Bupati di titik nol……..jangan multi tafsir lagi kawan….atau setidaknya kalau belum paham masalahnya jangan komentari, malu..! Jangan melulu euforia kedaerahan yang ditonjolkan, karena masalah yang sedang terjadi adalah menyangkut UU yang dibuat oleh negara;

  4. Uccok@ Betul UU No.37/2007 sepaket dgn Palas dan Paluta< tinggal mengamandemen pasal yg menyebutkan ibu kota Tapsel : Sipirok, diamandemen misalnya menjadi ibukota Tapsel Batangtoru atau Pintupadang atau dimana aja………………, gitu aja koq repot !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  5. Tu sattabi molo na mar ipar atw marlae atw markahanggi Uccok,, hami tertarik marsapa aha do sebenarnya permasalahanna nadi maksud munu terkait sikap ni DPP Ima Tabagsel i?? Harana molo inda dipajelas hamu tu halaki apalagi halai mahasiswa naposo umur dohot naposo pamatang ra juo kadang marsamburetan…. Trimss

  6. saotik do pencerahan tu ipar partapsel, UU pemekaran Tapsel i sapaket doi dohot UU Paluta dot Palas kaji hamu bo anggo di amandemen i olooo….

  7. partapsel, Cr oo7 ima anggia anggo naiboto masalah komentar iba, jadi ro marsamburetan.
    amandemen kamu ma puang UU No.37/2007 i olo, madung idokkon do tu Bupati i aso di ajuhon ia amandemen UU No.37/2007 tai inda ra ia (nasanggup ia ) hahahha…….

    ulang ra ipabada-bada puang dot halak sipirok, nangge halak sipirok nasotarpature Pemkab Tapsel do naso tarpature.

  8. setuju………… partapsel…….@.namaol-maolan patureon par sipirok on,disangka halai sajo nagot patureon ni bupati,bahat disi butuh perhatian ni bupati,inda hamu sajo par sipirok…..
    kepada bapak bupati bila perlu jadikan batangtoru atau marancar,atau angkola barat aja yang jadi ibu kota tapsel biar mantab………..

  9. pak Bupati, lanjutkan pembangunan perkantoran pemkab tapsel diatas tanah pertapakan pemkab yg telah disediakan oleh pemerintah, kalau masyarakat sipirok tetap keberatan/menolak,
    pindahkan saja perkantoran pemkab tapsel ke Batangtoru atau ke Angkola dgn mengamandemen UU No.37/2007……… biar roda pemerintahan, pelayanan di tapsel cepat fokus pada percepatan pembangunan dan pemerataan wilayah tapsel secara keseluruhan.

  10. bolak tano di luat tapsel
    di akkola jae piga hektar giot munu
    di batang toru bidang disi
    pupu na sipirok pikir konon,, capede

  11. disangka par sipirok ondo rupa got halai sajo patureon ni bupati bah………perasaab hebat saja orang sipirok ini…………..

  12. Oisdah purnuk na masalah sipirok,bosan iba,ddiharapkan kepada bapak bupati tapsel yang kami banggakan,tidak usah terlalu memeras energi untuk masalah perpinadahan ibu kotatapsel kesipirok,karena tapsel bukansipirok aja,masih ada 13 kecamatan agi sangat membutuhkan perhatian dari bapak,dengan segudang permasaahan yagada dan membutuhkan pe rhatianserius dari bapak.namaol-maolan patureon par sipirok on,disangka halaido got haai sajo patureon…..

    • Tu hamu sattabi tu hamu lae atw ipar atw kahang atw ito, atw namboru atw boru tulang Pinomat… Inda sala hamu markomentar songoni…. Tapi memang kepatuhan terhadap UU memang sebuah keharusan… Namun pe songoni kemampuan hita pe harus diparetongkon… Nang pe songoni anggo tola mangido bia molo rap hamu dohot Uccok n hita sude mencari solusi na terbaik atas kepemimpinan Pemkab Tapsel on dalam rangka mensejahterakan ummat dengan cara na adil dohot makruf…. Trims.

    • jadi muda hufikir koment munu on sude berarti nabaru bisa mambaca , manonton berita dohot baru mangihutton berita perpindahan on.diboto hamu do haran niaha nara si bupati naloahonon papindahon.ia kan nahalak sipirok jadi muda bisa papindahonon nia do on tu batang toru sanga tu maraccar.jadi bupation bodat doon..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*