DPRD Madina Punya Wewenang Untuk Mendiskualifikasi Hidayat-Dahlan

Adanya statement yang di keluarkan oleh Ketua PERADI Tabagsel, Ridwan Rangkuty, SH mengenai DPRD Madina tidak bisa batalkan pasangan Dayat – Dahlan dalam Pemilukada Ulang Madina yang Nota bene tersandung kasus Money Politic, menua protes dari Ketua dan Anggota DPRD Madina mengambil sikap.

Ketua DPRD Madina yang di usung dari Partai Golkar, Imran Khaitamy Daulay, SH. Saat di jumpai Berita di ruang kerjanya, Selasa ( 13/7 ) memprotes pernyatan Ketua PERADI Tabagsel Ridwan Rangkuty yang mengatakan DPRD Madina tidak berwenang mengdiskualifikasi pasangan Hidayat-Dahlan.

Dikatakanya, hal berwenang tak berwenangnya DPR itu jelas berwenang untuk memutuskan ikut tidaknya Pasangan Hidayat – Dahlan dalam pemilukada ulang ini, sebab DPRD mempunyai Payung hukum untuk memutuskan dan DPR telah di tentukan dalam undang undang.

Sekarang ini Lembaga DPR masih menunggu KPU kabupaten selaku termohon untuk menyampaikan dengan detail dari Proses awal sampai akhir putusan dari Mahkamah Konstitusi ( MK, red ), ujar Imran.

Kita dari DPR belum saatnya menyampaikan keterangan resmi karena belum ada mekanisme dan juga sebelum KPU Kabupaten menyampaikan Amar Keputusan dari Mahkamah Konstitusi ke DPR. Jadi karena KPU Kabupaten belum memberikan keterangan secara detail dan memberikan Amar keputusan dari MK kita juga belum bias menyampaikan secara resmi tentang jumlah Calon atau Kandidat yang akan mengikuti Pilkada Ulang atau pemungutab suara ulang ini, papar Imran.

Baca Juga :  Isak Tangis PNS Pemkab Madina Warnai Pelepasan Amru Daulay

Imran juga menambahkan dari keterangan Detail dan Amar putusan MK yang di sampaikan KPU Kabupaten nanti apa bila memang di temukan ketidak mampuan Panwaslu menjalankan tugasnya, kita dari DPR akan melakukan Evaluasi kepada Panwaslu Kabupaten dan apabila terbukti ada kesalahan kita akan mempidakan mereka,” tandasnya.

Dodi Martua, S. Pi anggota DPRD Madina dari Partai Pelopor dan juga anggota Fraksi Madina Bersatu, juga memprotes pernyataan Ketua PERADI Tabgsel yang terbit di Media beberapa waktu lalu,Dodi mengatakan, Sebagai seorang Ahli hukum dan advokasi Ridwan Rangkuty, SH jangan multi tafsir, sebab dalam waktu dekat ini kita akan adakan pengawas Pemilu yang di bentuk DPR. Dan di minta kepada semua pihak agar jangan terburu buru mengambil sikap agar dapat menciptakan suasana yang kondusif di tengah tengah masyarakat.

Dan kita dari DPRD Madina juga mengharapkan agar semua pihak jangan mencoba coba untuk memancing di air keruh, sebab semua masih dalam proses dan jelas semua permasalahan ini akan kita Musyawarahkan di DPRD Madina

Sementara itu Iskandar Hasibuan Anggota DPRD Madina dari Partai PDI- Perjuangan menanggapi statement Ridwan Rangkuty, SH menyatakan Ridwan Rangkuty, SH jangan asal bunyi kalo berbicara ( asbun, red ), hak DPR itu ada dan jelas tertuang di undang undang No. 32 dan undang undang No. 82.

Baca Juga :  Hutan Negara di Tapsel Dirambah

Dan yang paling bertanggung jawab tentang kejadian Money Politic ini adalah Panwaslu, jadi Panwaslu Madina harus di bubarkan dan apabila perlu Panwaslu Madina harus di tangkap dan harus mempertanggung jawabi kerjanya selama ini. Tandas iskandar Anggota DPRD dari Partai Moncong Putih ini. (tin)

Sumber: http://beritasore.com/2010/07/14/dprd-madina-punya-wewenang-untuk-mendiskualifikasi-hidayat-dahlan/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Sekarangn DPR nya tegas nggak ??? diskualifikasi aja yng melanggar kalau mau menegakkan hukum … gimana ? berani gak … atau mau damai di tempat aja. berapa M

  2. DPRD itu kan implmentasi suara rakyat, Perwakilan Rakyat, jadi kalau wewenangnya dikangkangi sama dengan mengangkangi rakyat dong, masalah kinerjanya yang gak beres itu kan integritas individunya yng kurang beres, kenapa anda pilih, sekarang malah anda ributkan, mari kita lihat DPR dari konstitusinya bukn dari orang2nya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*