DPRD Rekomendasikan Izin PT PLS Dicabut

MEDAN – Komisi B DPRD Sumatera Utara akan merekomendasikan pencabutan izin PT Panai Lika Sejahtera (PLS) di Tapanuli Selatan.

Hal itu disebabkan banyaknya pengaduan masyarakat yang mengeluhkan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Sumut, Washington Pane mengatakan, saat Komisi B malakukan kunjungan kerja ke Tapsel, perusahaan tersebut menolak kedatangan anggota dewan. Usai rapat dengar pendapat dengan manajemen PT PLS, hari ini, Komisi B merekomendasikan pencabutan izin perusahaan tersebut dan membentuk tim khusus untuk menelaah permasalahan yg ditimbulkannya.

Wahington Pane juga menyebutkan, kedatangan mereka ke perusahaan tersebut didasari adanya surat dari Sekretariat Negara untuk mengawasi kegiatan di PT PLS. “Surat ini sebagai tindak lanjut dari banyaknya keluhan warga sekitar wilayah operasi mereka,” ujarnya, hari ini.

Sementara itu, Direktur PT PLS, Apriyanto yang hadir dalam pertemuan tersebut tidak mengomentari rekomendasi dari dewan tersebut. Dia juga membantah tidak menerima kunjungan dewan ke perusahaannya.

Sumber: waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Washington Pane ini betullah mantan maling teriak maling ngoceh sama jurnalis ‘abg’. Yg mana disebut masyarakatnya? Aktifis junior baru 1-2 tahun ini nongol jadi pemain bayaran seperti Ammar Gozali Lubis dkk? Yg mengutip data hasil investigasi lsm Alarm 2 thn lalu? Dir. Prianto cuma gajian Aseng Naga/Budianto sejak 2009, sementara data hasil investigasi Alarm sejak 2002 lalu mau dilupakan? Tanya dulu Kamaluddin Harahap, Arifin Nainggolan mantan Komisi-B DPRDSu periode lalu, kenapa sewaktu kunjungan ke IUPHHK Pt. PLS Tapsel 2003 lalu cuma stop sampai di perdebatan dgn lsm Alarm di Aula Beringin Kantor Bupati Tapsel dan tak mau turun ke lokasi? Waktu itu Washington Pane kan masih Komisaris PLS, yg bersama Kadishut masa itu, Aspan Sofyan Batubara -kini Kadisbunpropsu- kongkow bujuk Komisi-B DPRDSu jangan turun ke lokasi?
    Klu sportif, bongkarlah kasus penerbitan izin PLS sejak 2001 yg tumpang-tindih dengan Koperasi USU dan IPHHK CV. Matahari, biar Rahudman Sekda -yg kini Walkot Medan- ikut terseret. Para saksinya masih ada, seperti mantan Kadishutpropsu Prie Supriyadi kini Inspektur Itjen Kemenhut dan mantan Kakanwil Dephut Sumut Darori kini Dirjen PHKA.
    Aseng Naga memang bandit di Tapsel sejak 2009, kejarlah sampai Mabes di Trunojoyo dan Kemenhut di Manggala Wana Bhakti. Tapi jangan lupa konco Washington Pane sejak 1996 era Mujur Timber Group di Tapsel dgn HPH Bhara Induk dan PLS si Herry Jusman barusan Kamis minggu lalu dihukum 10 bln penjara oleh PN-Psp. Dan antek Herry Jusman si Syahgiman Siregar bakal segera diputus PN-Psp sebagai penjahat kehutanan Tapsel.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*